Pemkab Mubar Tingkatkan Kewaspadaan Serangan Covid-19

PUBLIKSATU, MUBAR - Informasi tujuh orang positif Corona di Kabupaten Muna mendapat reaksi cepat bagi Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar). Senin (20/4) kemarin, Bupati Mubar LM Rajiun Tumada langsung mengumpulkan semua Tim Gugus Tugas Covid-19 wilayah Mubar, menyikapi adanya tujuh orang positif Covid-19 di Muna itu.
Mantan Kasatpol PP Sultra itu menyikapi adanya tujuh warga Muna positif Covid-19 bukan tanpa alasan. Kabupaten Muna merupakan daerah tetangga bagi Mubar. Dua daerah ini hanya terpisa secara administrasi. Tetapi secara sosio kultural berada dalam satu bingkai kekeluargaan.
"Informasi tujuh warga Muna yang terpapar Covid-19, saya kira ini bagian yang harus kita waspadai. Karena Mubar ini adalah daerah yang tidak jauh dari Muna. Kita hanya terpisah secara administrasi," ungkap, LM. Rajiun Tumada, saat ditemui usai rapat evaluasi tim gugus tugas Covid-19 Muna, kemarin.
Penyebaran Virus Corona bukan hal sepeleh atau dipandang enteng. Harus disikapi secara serius. Bagi Pemkab Mubar akan meningkatkan kewaspadaan semaksimal mungkin atas serangan Virus Corona tersebut. Apalagi sudah ada yang positif didaerah tetangga.
"Kita akan tingkatkan kewaspadaan dengan tindakan nyata. Hal yang akan dilakukan proses pencegahan dini secara terintegrasi dan bukan dalam bentuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," ujarnya.
Katanya, ada peningkatan tambahan tugas bagi tim gugus, mulai dari tingkat kabupaten sampai didesa. Tadinya desa melakukan penyemprotan 2 kali dalam seminggu ditambah menjadi 3 kali dalam seminggu. "Tadinya posko dijaga 2 kali dalam seminggu menjadi 3 kali dalam seminggu dalam mengawasi arus transportasi diperbatasan wilayah,"katanya.
Pelaksanaan tambahan operasi tersebut akan dilakukan 1 kali 24 jam dalam kurun waktu dua pekan atau dua minggu. Kalaupun harus butuh tambahan waktu, maka akan ditambah lagi sesuai dengan perkembangan penyebaran virus corona kedepan.