Berita Terkini
Buteng

Terima Pencairan BLT DD, Warga Desa Baruta Diminta Belanjakan Kebutuhan Pokok

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 13 Mei 2020 15:51 WIB · 2 menit baca
Terima Pencairan BLT DD, Warga Desa Baruta Diminta Belanjakan Kebutuhan Pokok
Kabid Desa, Dinas PMD Buteng, Nafiu menyerahkan BLT DD kepada penerima manfaat di Desa Baruta

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Sebanyak 55 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) karena terdampak virus corona disease 2019 (Covid-19) yang dicairkan di Gedung Sanggar Seni dan Budaya desa setempat, Selasa (12/05).

Proses pencaiaran BLT tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Buteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sabaruddin Nur, Kepala Kesbangpol Kabupaten Buteng La Ota, Kepala Bidang Desa (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Nafi'u, Tenaga Ahli (TA) Dana Desa Kabupaten Buteng, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Baruta.

Camat Sangia Wambulu yang juga Pj Kades Baruta, La Ode Taslim, mengatakan jumlah Kepala Keluarga (KK) di Desa Baruta ada 167. Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) 36 KK, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 6 KK, penerima BLT Kementerian Sosial (Kemensos) 64 KK, dan penerima BLT-DD 55 KK.

Sisanya 6 KK, terdiri dari 5 KK berstaus PNS dan satu KK lainnya merupakan pensiunan PNS.

"Pencaiaran BLT-DD hari ini merupakan tahap pertama untuk April. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan Rp 600 ribu tanpa potongan. Masih ada pencairan lagi untuk tahap kedua di bulan Juni dan tahap ketiga di bulan Juli nanti," ungkapnya.

Kepada KPM BLT-DD, Taslim berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok. Tutup mata dulu untuk belanja pakaian menghadapilebaran atau alat perabot rumah tangga yang menggiurkan.

"Kita belum tahu pandemi virus corona berakhir, sehingga BLT yang diterima dibelanjakan untuk kebutuhan pokok sebagai upaya jaga-jaga virus corona berlanjut setelah pembagian BLT tiga bulan," tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam kebutuhan-kebutuhan pokok sehari-hari dalam rangka mengantisipasi keberlanjutan pandemi virus corona.