Ditengah Pandemi Covid-19, Enam Lansia Desa Doda Bahari Dapat Bansos Jutaan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Wajah-wajah enam lanjut usia (Lansia) di Desa Doda Bahari, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), tampak berbinar dengan senyum mengembang senang.
Pasalnya, ditengah kekurangan akibat dampak corona virus disease 2019 (Covid-19), mereka tiba-tiba mendapat bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU) Minaula Kendari yang disalurkan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Radza Insan Permata, Kabupaten Buteng.
Enam Lansia Desa Doda Bahari yang beruntung mendapatkan Bansos tersebut adalah Wa Mbine, Wa Mali, Wa Moota, Wa Elo, La Ane, dan La Iwo. Masing-masing mendapat Rp 2,7 juta dengan rincian Rp 1,5 juta untuk belanja kebutuhannya, Rp 500 ribu untuk keluarga pendamping yang mengurusnya, dan Rp 700 ribu untuk perawatan dan terapi sosial yang dikelola LKSLU selama enam bulan.
"Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, untuk biaya perawatan dan terapi sosial Lansia penerima manfaat dengan menyiapkan vitamin dan suplemen kesehatan, mengecek darahnya, serta kebutuhan lainnya seperti masker, handsanitizer, dan lainnya," ungkap Ketua LKSLU Radza Insan Permata Kabupaten Buteng Wilayah Kecamatan Gu-Lakudo-Sangia Wambulu, Safina SPd, ditemui di Desa Doda Bahari, jelang lebaran Idul Fitri, kemarin.
Dari tiga kecamatan yang didampinginya, pihaknya sebelumnya mengusulkan 197 Lansia untuk mendapatkan program Bansos Kemensos ini. Namun yang memenuhi syarat untuk dibantu hanya 55 Lansia saja, sehingga tidak semua desa dan kelurahan mendapatkannya.
"Mereka yang tidak lolos dikarenakan sudah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), tidak memiliki nomor PTKS, dan telah menerima Bansos lainnya," ungkapnya.
Dari 55 yang lolos itu, 45 Lansia tersebar di Kecamatan Lakudo (Desa Wajo Gu, Desa Metere, Desa Mone), empat Lansia di Kecamatan Gu (Kelurahan Bombonawulu), dan Kecamatan Sangia Wambulu (Desa Doda Bahari).