Berita Terkini
Buteng

Dampak Corona, Tradisi Kande-Kandea Hanya 'Haroa' di Masjid

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 30 Mei 2020 14:30 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dampak Corona, Tradisi Kande-Kandea Hanya 'Haroa' di Masjid
Undangan Foma-fomaa Desa Baruta Analalaki saat memanjatkan doa.

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Masyarakat Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sangat kokoh mempertahankan tradisi Kande-kandea atau Foma-foma'a peninggalan leluhur yang biasa digelar satu minggu pasca lebaran idul fitri.

Meskipun tahun 2020 ini bertepatan dengan wabah corona, tradisi Kande-kandea atau Foma-foma'a tersebut tak dihilangkan atau ditiadakan masyarakat setempat. Hanya saja, pelaksanaannya dikemas sederhana dan tetap sakral, tak menghilangkan nilai-nilai budaya didalamnya.

Jika setiap tahunnya digelar di lapangan atau dalam gedung luas dengan menyiapkan banyak talang untuk para tamu undangan dari luar, maka ditengah pandemi Covid-19 ini cukup satu talang saja dan diritualkan dalam masjid.

Hal ini dilakukan agar rasa syukur kepada Allah SWT tak pernah putus atas nikmat dan rezeki yang sudah diberikan kepada masyarakat Sangia Wambulu selama setahun. Disamping itu, memanjatkan doa tolak bala dan meminta agar wabah virus corona ini segera berakhir dan dicabut dari muka bumi ini.

Camat Sangia Wambulu, La Ode Taslim, mengatakan tradis Kande-kandea atau Foma-foma'a yang biasanya dirangkaikan dengan acara halal bihalal di Kecamatan Sangia Wambulu, ditengah pandemic Covid-19 ini cukup diritualkan saja dengan satu talang sebagai syaratnya di dalam masjid masing-masing desa dan kelurahan.

"Yang hadir dalam ritual Kande-kandea atau Foma-fomaa'a tersebut cukup perangkat desa atau kelurahan, perangkat masjid, dan perangkat adat saja. Didalam masjid tetap mengatur jarak dan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam menghadapi pandemic Covid-19," ungkap Taslim saat dihubungi media ini, Kamis (28/5/2020).

Sejauh ini, baru Kelurahan Tolandona yang sudah melapor dan berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Sangia Wambulu untuk melaksanakan ritual Kande-kandea di dalam masjid tersebut. "Kalau Kelurahan Tolandona akan melaksanakannya pada Sabtu, 30 Mei 2020," bebernya.

Bagikan