Pemuda Watulea Dukung Program Pemerintah

Samahuddin: Pembangunan di Tangan Pemuda
PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Untuk menghapus stigma buruk yang mencederai nama baik pemuda Watulea karena ulah oknum-oknum tak bertanggungjawab, semua elemen baik tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan karang taruna Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, bersilaturahim ke Rujab Bupati Buton Tengah (Buteng), beberapa waktu lalu.
Para tokoh berpengaruh di Kelurahan Watulea itu, dipimpin langsung anggota DPRD Buteng Adam Basan yang juga tokoh masyarakat disegani di Kelurahan Watulea. Mereka datang mengklarifikasi jika selama ini yang melakukan demo dan selalu mengatasnamakan masyarakat Watulea dan Lombe pada umumnya hanyalah oknum, bukan aspirasi masyarakat Watulea.
"Kami tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan karang taruna Kelurahan Watulea justru mendukung program pemerintah. Apa yang menjadi himbauan dan arahan serta pembangunan yang masuk di Watulea selalu kami dukung. Kalau pun ada persoalan, didudukan bersama dengan mengedepankan kearifan lokal dan dipertanyakan dengan santun," tuturnya kepada sejumlah media usai bersilaturahim dengan bupati.
Legislator PKS ini mencontohkan, seperti soal lapangan sepak bola di Kelurahan Watulea yang hari ini sudah disertifikatkan pemerintah. Mereka datang secara baik-baik bertanya langsung kepada bupati dan tidak mau terpengaruh isu-isu yang coba dibangun oknum.
"Rupanya lapangan sepak bola itu disertifikatkan untuk diamankan agar tidak diatasnamakan pihak-pihak tertentu dan tidak merubah fungsinya. Sehingga masyarakat nyaman menggunakannya sebagai lapangan sepak bola dan bebas menggelar kegiatan apapun diatasnya. Pemerintah tidak ingin lapangan sepak bola di Watulea itu seperti lapangan sepak bola Tangkalawa Lakudo yang hari ini terus berpolemik," jelas Adam.
Menurutnya, program pemerintah diturunkan untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat yang lebih baik. Sehingga pihaknya siap mendukung program pembangunan pemerintah bila masuk di Kelurahan Watulea dan siap menyelesaikannya dengan baik jika ada kendala di lapangan.