Pembukaan Jalan Simpangan Kelima Labungkari Tembus Kawasan Perkantoran Buteng Terus Digenjot

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Akses jalan masuk menuju kawasan perkantoran Kabupaten Buton Tengah (Buteng) di Labungkari sudah dibuka pemerintah daerah setempat di dua jalur berbeda. Jalur pertama dari RSUD sudah tembus dan jalur kedua dari Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, belum tembus. Baru tiga kilometer dari delapan kilometer yang akan dikerja.
Kini Pemkab Buteng membuka lagi satu jalur akses masuk, yakni dari bundaran simapangan Labungkari menuju atas ke kawasan perkantoran. Jalur simpangan kelima ini lebih dari satu kilo meter dengan anggaran Rp 1 miliar dari APBD 2020.
Sejak mulai dikerja awal Juni ini, Bupati Buteng H Samahuddin sudah tiga kali turun melakukan peninjauan langsung untuk menggenjot penyelesaiannya dan pematangan lahan kawasan perkantoran.
Pekan lalu, bupati yang gemar turun lapangan ini kembali lagi melakukan peninjauan. Ia turun langsung bersama anggota DPRD Azaludin (PDIP) dan Tasman (PKS). Turut ikut pula Pimpinan Kantor Kas BPD Kecamatan Mawasangka Athank Prasakti, Kadis PU Kabupaten Buteng Ir H Maiynu, dan Kadis Kominfo Kabupaten Buteng H Kasim.
Peninjauan rutin ini, dilakukan Samhuddin untuk memastikan pekerjaan pembangunannya benar-benar berjalan sesuai perencanaan. Akses jalan simpangan lima Labungkari ini dari titik bundaran sampai kawasan perkantoran diperkirakan sepanjang 2,3 kilometer. Jalan baru tersebut dibuka dengan lebar 15 meter.
"Pembukaan jalan simpangan kelima Labungkari ini menggunakan anggaran APBD Kabupaten Buteng 2020. Alokasi anggarannya kurang lebih Rp 1 miliar," bebernya.
Samahuddin menegaskan, pembangunan Labungkari sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Buteng akan dikerja secara bertahap. Mulai dari pematangan lahan, pembukaan akses jalan, hingga pembangunan perkantoran pemerintah.(uzi)