Berita Terkini
Buteng

Hindari Tikungan dan Tanjakan, Akses Wamengkoli-Pelabuhan Kontainer Buteng Buka Jalan Baru

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 2 Juli 2020 15:24 WIB · 2 menit baca
Hindari Tikungan dan Tanjakan, Akses Wamengkoli-Pelabuhan Kontainer Buteng Buka Jalan Baru
Bupati Buteng H Samahuddin berpose bersama tokoh masyarakat Boneoge H Ismail di lokasi pembukaan akses jalan Wamengkoli-Pelabuhan Kontainer.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dianggap rawan kecelakaan lalu lintas, jalan menanjak dan menikung tajam yang menghubungkan Wamengkoli dan pelabuhan kontainer Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dibuatkan akses baru. Dari simpang tiga gerbang Wamengkoli dibuka jalan lurus tak ada tanjakan menuju pelabuhan kontainer.

Akses baru tersebut, sepanjang satu kilometer lebih dengan lebar 15 meter yang direncanakan untuk dua jalur. Jalan yang memakan banyak katingan dan talud itu, menyedot APBD 2020 sekitar Rp 4 miliar lebih.

Bupati Buteng H Samahuddin yang berpengalaman membuka jalan baru dengan medan sulit, sudah beberapa kali memantau langsung dan ikut mengarahkan operator alat berat saat membongkar tebing dan meratakan jalan menanjak menuju pelabuhan kontainer tersebut.

"Kita tidak pakai lagi jalan di depan "Air Waode" itu, karena disitu sempit, menanjak, dan tikungannya tajam sebab dihalangi tebing batu yang keras. Sehingga kita lebih memilih buka jalan baru lagi dari gerbang Wamengkoli menuju pelabuhan kontainer," ungkap Samahuddin kepada media ini.

Menurutnya, akses menuju pelabuhan kontainer harus disiapkan jalan yang lebar dan lurus serta diupayakan tidak ada tanjakan. Sebab, mobil-mobil yang beroperasi di pelabuhan kontainer untuk melakukan bongkar muat barang rata-rata mobil besar dengan roda enam.

"Kita siapkan memang akses jalannya untuk mempercepat pengoperasian pelabuhan kontainer kita. Hanya kita belum langsung aspal untuk tahun ini," tukasnya.

Selain membuka akses baru pelabuhan kontainer-Wamengkoli, Pemkab Buteng juga memperlebar akses jalan dari pelabuhan kontainer menuju Desa Wadiabero agar bisa dilalui dua jalur. "Nanti akan ketemu dengan jalan baru yang sudah kita buka tahun lalu dari Wadiabero menuju Labungkari dengan lebar 15 meter," beber Samahuddin.(publiksatu)