LSM Garuda Desak Pemkab Buteng Salurkan Dana JPS untuk Warga Terdampak Covid-19

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Lembaga Swadaya Masyarakat Garansi Unitas Demokrasi (LSM-Garuda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mendesak Pemkab Buteng untuk segera menyalurkan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) sebesar Rp 1 miliar yang sudah dianggarkan melalui APBD untuk masyarakat terdampak Covid-19.
Pasalnya, sejauh ini Pemkab Buteng hanya menyalurkan bantuan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), baik bantuan beras melalui Dinas Pangan maupun bantuan Sembako melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sementara dana JPS dari Pemkab Buteng sendiri tak kunjung disalurkan.
Desakan percepatan penyaluran dana JPS tersebut disuarakan Lembaga Swadaya Masyarakat Garansi Unitas Demokrasi (LSM-Garuda) melalui aksi unjuk rasa di depan kantor bupati, Senin (6/7/2020).
Ketua LSM Garuda Kabupaten Buteng, Rahim, dalam orasinya mengatakan pihaknya datang ke kantor daerah dengan melakukan aksi unjuk rasa adalah untuk mengingatkan pemerintah daerah terkait anggaran Covid-19 yang tidak transparan dan sudah sejauh mana dirasakan di masyarakat.
"Jangan kami dianggap sebagai provokator dan musuh bupati, tapi benar-benar memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat. Bagaimana sebenarnya kebijakan anggaran Covid-19 bagi masyarakat yang terkena dampaknya," ungkap Rahim.
Menurutnya, sejak adanya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Buteng dan mulai menjalani karantina mandiri perhatian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buteng tidak terlihat. Justru pemerintah desa yang pontang panting menyediakan komsumsinya.
"Seperti juga di Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), konsumsinya justru diekseskusi Kepala Puskesmas dengan uang pribadi. Terus, anggaran penanganan Covid-19 Kabupaten Buteng yang katanya belasan miliar itu dikemanakan," tanya Rahim.