Berita Terkini
Buteng

Kapolres Damaikan Pertikaian Kelompok Bombonawulu-Watulea

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 18 Juli 2020 14:46 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kapolres Damaikan Pertikaian Kelompok Bombonawulu-Watulea

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pertikaian antara dua kelompok di Kelurahan Bombonawulu dan Kelurahan Watulea, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) di persimpangan Kantor Camat Gu, Kamis malam (16/7), nyaris berujung bentrok. Beruntung konsentrasi massa kedua kubu yang mulai saling serang berhasil dilerai dan dibubarkan aparat Kepolisian yang turun cepat mengamankan.

Aparat Polsek Gu yang dibantu beberapa Polsek terdekat dan back up personil Polres Baubau, terpaksa bermalam di lokasi dan melakukan patroli di dua kelurahan untuk mengurai massa hingga pagi. Jumat pagi (17/7), jajaran pemerintah, tokoh masayarakat, dan tokoh pemuda di dua kelurahan tersebut dikumpulkan di aula kantor Camat Gu untuk dimediasi dan berdamai.

Pertemuan damai itu dimediasi langsung Wakil Bupati Buteng Kapten Inf (Purn) La Ntau dan Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Tangkari SIK, dan Camat Gu Amir. Dihadiri Kasat Pol-PP Jamuri, Danramil Gu Kapten La Ode Rain, Kapolsek Gu Iptu Yutaman dan para Kapolsek se Kabupaten Buteng.

Mediasi damai tersebut diawali dengan mendengarkan keluhan dan permintaan dari perwakilan dua kelurahan. Mereka juga turut memberikan masukan dan saran kepada pihak Kepolisian dalam mewujudkan Kamtibmas di Kecamatan Gu.

Lurah Bombonawulu H Asmin Maa, menuturkan pertikaian kelompok di Kelurahan Bombonawulu dan Kelurahan Watulea seperti kejadian saat ini bukan pertama kalinya, tapi sudah seringkali terjadi. Pemerintah antara dua kelurahan bahkan sudah menempuh beberapa cara pencegahan, namun pada akhirnya timbul konflik lagi.

"Jujur saja, kami sudah kehabisan akal untuk mencegah agar kelompok remaja dan pemuda ini tidak bertikai. Sehingga kami sangat mengharap masukan dari bapak wakil bupati dan bapak Kapolres, kira-kira langkah apa yang harus kami tempuh," harapnya.

Menurut Asmin, pemicu yang selalu menimbulkan kesalahpahaman dan berujung pertikaian adalah Miras. Sebab, setiap kejadian tidak pernah dilakukan spontanitas melainkan selalu dipengaruhi alkohol. Ditambah lagi sekarang kebiasaan anak remaja dengan racing sepeda motor.

Bagikan