Berita Terkini
Buteng

Buteng Capai Kemajuan Diusia Enam Tahun, La Bakry: Buton Bangga Sebagai Induk

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 25 Juli 2020 13:40 WIB · 2 menit baca
Buteng Capai Kemajuan Diusia Enam Tahun, La Bakry: Buton Bangga Sebagai Induk
Bupati Buton La Bakry dan mantan Bupati Buton LM Sjafei Kahar saat menghadiri upacara HUT Buteng ke-6 di Kecamatan Sangia Wambulu.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Menilai Kabupaten Buton Tengah (Buteng) telah mencapai kemajuan di berbagai sektor diusianya yang keenam tahun, Bupati Buton Drs La Bakry MSi, mengaku bangga sebagai kabupaten induk yang telah melahirkan Buteng sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) 2014 silam.

"Usia enam tahun merupakan waktu yang masih singkat. Tapi berdasarkan tingkat kemajuan sebagaimana yang sudah dipaparkan Bupati Buteng pada upacara HUT Buteng ke-6 tadi, sebagai induk tentu sangat bangga sekali. Sebagaimana disampaikan bupati senior Pak Sjafei, bahwa tujuan dibentuknya DOB itu adalah mendekatkan pelayanan dan membangun pusat-pusat pertumbuhan baru," ungkap La Bakry kepada sejumlah media usai mengikuti upacara HUT Buteng ke-6 di Lapangan Lamedadi Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kamis (23/7).

Menurutnya, dengan terbentuknya Buteng dan Buton Selatan (Busel) secara bersamaan sebagai DOB, sangat membawa keberkahan. Maka itu, sebagai kabupaten induk yang melahirkan keduanya (Buteng dan Busel, red), pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen, baik dari masyarakat, pemerintah pusat, dan DPR RI yang telah memberi ruang kepada Kabupaten Buton untuk membentuk daerah-daerah otonom baru itu, sehingga terbentuk pusat pertumbuhan baru.

"Tentu saja, pusat pertumbuhan ekonomi baru itu secara signifikan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itu sudah pasti. Bahwa enam tahun Buteng dengan kemajuannya, bagi saya ini merupakan capaian yang luar biasa. Masih dibutuhkan lagi waktu yang panjang, kapasitas fiskal bisa dinaikan lagi yang harus didukung pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat melalui kementerian teknis," harapnya.

"Dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi ini sangat kami harapkan, bukan saja di Buteng tapi juga di Wakatobi, Busel, Baubau, Bombana, termasuk kami di induk. Sehingga daerah eks Kesultanan Buton ini akan tumbuh perlahan-lahan secara merata," tambahnya.

Dengan dukungan tersebut, kata La Bakri, maka sebagai daerah eks Kesultanan Buton yang pernah jaya di masa lalu bisa terangkat kembali. "Kami anak-anak negeri ini (Kesultanan Buton, red) yang tersebar di enam daerah sekarang ini bisa sama-sama menikmati kemajuan sebagai buah dari perjuangan kami semua," imbuhnya.

Ditanya, apa harapannya hubungan antara Kabupaten Buton dan Kabupaten Buteng kedepannya? pengganti Umar Samiun mengharapkan Buton sebagai induk dan Buteng sebagai anak selalu terbangun dan terjalin hubungan yang harmonis.