Samahuddin Haramkan Diri dan Keluarga Terima Uang Pelantikan Pejabat dan Penerimaan CPNS
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Niat semata-mata mengabdikan diri pada tanah tumpah darah Buton Tengah (Buteng) untuk akhiratnya, Bupati Samahuddin sejak awal dilantik hingga sekarang telah berikrar untuk mengharamkan diri dan keluarganya menerima uang dari pelantikan pejabat ataupun penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
"Dari awal saya sudah berjanji, satu rupiah pun saya tidak mau makan uang dari pelantikan pejabat dan penerimaan CPNS. Sebab saya maju jadi bupati tidak lain hanya untuk mengabdikan diri kepada tumpah darahku Buton Tengah ini demi dunia dan akhiratku," ungkap Samahuddin saat mengambil sumpah 491 CPNS dan meyerahkan SK 100 persen PNS mereka di Gedung Mawasangka Center, Rabu (12/8/2020).
Tak hanya dirinya, Ketua DPC PDIP Kabupaten Buteng ini juga mengharamkan anak dan isterinya atau keluarganya untuk tidak menerima uang dari pelantikan pejabat eselon apapun atau memanfaatkan penerimaan CPNS.
"Saya sudah bersumpah, kalau saya makan uang saudara-saudara untuk kepentingan saya, maka haram leherku ini masuk makanan kedalam dagingku, termasuk anak dan isteri saya," tandasnya.
Maka itu, bupati pertama pilihan rakyat Buteng ini menegaskan, untuk pelantikan pejabat atau pelantikan apapun di Kabupaten Buteng tidak boleh pakai uang sogok menyogok. Sehingga kalau ada yang minta uang memanfatkan pelantikan atau penerimaan CPNS dengan mengatasnamakan bupati, jangan dipercaya.
"Kalau ada yang seperti itu, berarti penipu dan laporkan kepada saya supaya kita proses hukum," pungkasnya.(publiksatu)