Buteng Genjot Infrastruktur Jalan, Amirul: Sudah Tepat Sebagai Jalur Barang dan Orang

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (DPD-RI) Komite IV, Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr H Amirul Tamim, tak bisa menyembunyikan ketakjubannya melihat kemajuan yang sudah dicapai Kabupaten Buton Tengah (Buteng) saat ini, setelah berkeliling seharian di daerah berjuluk negeri seribu gua itu dalam rangka kunjungan kerja (Kunker), belum lama ini.
Mulai dari masuk Kabupaten Buteng melalui Pelabuhan Wamengkoli melewati dua jalur jalan menuju pintu gerbang megah islami Kabupaten Buteng, lokasi beberapa titik perkantoran OPD yang akan dibangun di Kelurahan Boneoge dan Desa Nepa Mekar, meninjau pembukaan dan pelebaran jalan baru di beberapa kawasan dan pengaspalan di Kecamatan Mawsangka Timur (Mastim), serta persiapan beberapa kantor OPD di Desa Langkomu, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng).
Dilanjutkan peninjaunan di bundaran simpang lima Labungkari, infrastruktur jalan menuju RSUD yang diaspal dua jalur, penataan kawasan pusat perkantoran di puncak Labungkari, pelebaran jalan Desa Wadiabero beserta simpang tiganya yang menuju Labungkari, hingga pembukaan jalan baru dari Wamengkoli menuju Pelabuhan Kontainer.
"Luar biasa perkembangan dan kemajuan Kabupaten Buteng, utamanya infrastruktur jalannya. Baik pembukaan jalan baru dan pelebaran jalan yang sudah ada dengan aspal berkualitas. Tentu ini akan melancarkan perputaran ekonomi dan memberikan nilai tambah atau harga tinggi bagi aset-aset yang dimiliki dan dikuasai masyarakat yang sebelumnya tak bernilai sama sekali," ungkap Amirul Tamim usai berkeliling melakukan peninjauan.
Mantan Walikota Baubau dua periode ini melihat, konsep Kabupaten Buteng dengan memantapkan infrastruktur jalan untuk membuka koneksitas kewilayahan sudah sangat tepat sebagai daerah baru. Sebab, untuk mempercepat mensejajarkan diri dengan daerah lainnya yang sudah lebih lama maju harus membuka koneksitas kewilayahan.
Dari sisi lokal, Kabupaten Buteng berada di Pulau Muna. Didalmnya ada tiga kabupaten, yakni Buteng, Muna Barat dan Muna. Dari sisi kewilayahan Provinsi Sultra, Kabupaten Buteng berada di Kepulauan Buton. Didalamnya ada Buton Utara, Buton, Buton Selatan, Kota Baubau, dan Wakatobi.
"Kita berada di kaki depannya Sulawesi. Didepannya ada Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Upaya kita, masa depan Indonesia harus ada di kawasan timur. Dari rancangan itu, hari ini Kabupaten Buteng telah mempersiapkan infrastrukturnya yang berarti telah menyiapkan diri sebagai kawasan untuk mendistribusi barang dan orang melalui pintu Buteng," papar Amirul.