Berita Terkini
Buteng

Pastikan Sejumlah Proyek Dikerja Benar, Bupati Buteng Rela Berpanas-panasan Turun Lapangan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 4 September 2020 15:20 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pastikan Sejumlah Proyek Dikerja Benar, Bupati Buteng Rela Berpanas-panasan Turun Lapangan
Bupati Buteng H Samahuddin rela berpanas-panasan mengontrol proyek pembangunan satu OPD di Desa Nepa Mekar.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Untuk memastikan sejumlah proyek yang sementara berjalan dikerja dengan baik dan benar, Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin memanfaatkan waktu luangnya di siang bolong turun ke lapangan melakukan peninjauan, meskipun harus berpanas-panasan, Kamis (3/9).

Hal itu dilakukannya sebagai bentuk tanggungjawabnya menjadi bupati definitif pertama yang meletakan fondasi dasar pembangunan Kabupaten Buteng dengan kokoh dan kuat, sehingga dapat dinikmati masyarakat dengan puas dalam jangka waktu lama

Dalam melakukan peninjauan tersebut, Samahuddin yang banyak berkantor di lapangan itu turut didampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buteng, Ir H Maiynu.

Proyek pertama yang ditinjaunya adalah pematangan lahan dan fondasi pembangunan satu Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara Desa Nepa Mekar dan Kelurahan Boneoge. Di lokasi yang sudah dihibahkan masyarakat tersebut, bupati dikawal Ketua BPD Desa Nepa Mekar Sarifuddin Fanta, Lurah Boneoge Tahir Eba dan Tokoh Masyarakat Boneoge H Ismail.

Sebagai tahap awal, di lokasi ini akan dibangun satu kantor OPD terlebih dahulu dengan luas 15x31 meter persegi yang berlantai dua. "Tahun ini satu kantor OPD dulu yang kita bangun disini. Modelnya dua lantai dengan anggaran Rp 5,2 miliar yang bersumber dari APBD. Kita targetkan Desember 2020 sudah harus rampung," tutur Samahuddin.

Setelah memastikan para pekerja bekerja sesuai arahannya, ia kemudian bergeser menuju bundaran Labungkari. Di titik nol ibukota Kabupaten Buteng itu, ia mengecek kelurusan badan jalan Labungkari-Teluk Lasongko yang sudah siap diaspal.

Di titik Labungkari, mantan kontraktor jalan ini minta diperlebar ke arah kanan agar terlihat lurus menuju Desa Teluk Lasongko. Begitu pula di titik pertengahannya, yang berkelok sedikit diluruskan saja.

Bagikan