Akhirnya, BLT JPS Covid-19 Tersalur
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Setelah sekian lama berkutat dengan validasi data, akhirnya Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Jaringan Pengaman Sosial (JPS) kepada warga miskin kelurahan yang terdampak Covid-19 dan belum sama sekali mendapat BLT dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun BLT provinsi.
BLT JPS ini bersumber dari realokasi dan refocusing APBD 2020 Kabupaten Buteng sebesar Rp 1 miliar. Anggaran tersebut hanya mampu mengakomodir 1.111 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sementara validasi data dari Dinas Sosial ada sekitar 1.932 KPM tersebar di 10 kelurahan yang harus menerima BLT JPS tersebut.
"Kemampuan anggaran kita dari Rp 1 miliar yang disiapkan hanya mampu mengakomodir 1.111 KPM. Dimana, masing-masing KPM mendapat Rp 900 ribu untuk bantuan selama tiga bulan (Juni-Juli-Agustus)," ungkap Sekda Buteng H Kosatantinus Bukide, didampingi Kadis Sosial Abidin, usai menyalurkan BLT JPS di Kelurahan Mawasangka dan Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka, Kamis (10/9).
Tersisa 821 KPM yang belum menerima BLT JPS ini. Mereka nantinya akan diterimakan setelah APBD Perubahan 2020 ditetapkan. "Alhamdulillah, kita Pemkab Buteng, red) mendapat Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat sebesar Rp 15,9 miliar. DID inilah nantinya yang akan menanggulangi 821 KPM yang belum menerima BLT JPS hari ini," terang Sekda.
DID diberikan pemerintah pusat kepada Pemkab Buteng atas pencapaian kinerja tertentu di bidang tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, pelayanan dasar publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Kadis Sosial Abidin menambahkan, BLT JPS Covid-19 Kabupaten Buteng hanya disalurkan kepada warga miskin di kelurahan yang belum sama sekali menerima BLT dari Kemensos maupun BLT provinsi. Desa tidak dapat, karena sudah tertangani dengan BLT Dana Desa dan BLT Kemensos.
"Hari ini merupakan penyaluran perdana BLT JPS dari APBD Kabupaten Buteng. Dua kelurahan di Kecamatan Mawasangka, yakni Kelurahan Mawasangka dan Kelurahan Watolo yang mendapatkan giliran pertama. Nanti akan disusul lagi kelurahan di kecamatan lainnya," tuturnya.