Berita Terkini
Buteng

APBD-P 2020, Pemkab Buteng Masih Fokus Penanganan Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 29 September 2020 14:56 WIB · 2 menit baca
Bagikan
APBD-P 2020, Pemkab Buteng Masih Fokus Penanganan Covid-19
SERAHKAN DOKUMEN - Bupati Buteng H Samahuddin menyerahkan dokumen APBD-P 2020 kepada Ketua DPRD Bobi Ertanto untuk dibahas bersama anggota dan TAPD.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Pandemi Covid-19 saat ini, masih sangat mempengaruhi perekonomian nasional maupun di daerah, termasuk Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Sehingga pada APBD Perubahan 2020, selain masih fokus melakukan penanganan dan pencegahan terhadap penularan Covid-19, Pemkab Buteng juga tetap mengupayakan penanganan dampak Covid-19 pada sektor ekonomi, salah satunya Jaring Pengaman Sosial (JPS) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBD.

Bupati Buteng H Samahuddin mengatakan, anggaran Covid-19 yang dialokasikan Rp 19 miliar dari realokasi dan refocusing APBD 2020, masih tersisa Rp 9 miliar lebih. Sehingga pada Perubahan APBD tetap difokuskan pada pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Masih ada sisa anggaran Rp 9 miliar lebih untuk dana Covid-19 pada perubahan APBD ini. Itu kita siapakan sebagai cadangan, karena pandemi Covid-19 ini diprediksi belum berakhir hingga akhir Desember 2020," ungkap Samahuddin kepada awak media usai menyampaikan pengantar nota keuangan APBD-P 2020 pada sidang paripurna DPRD, Senin (28/9/2020).

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini mengaku, karena sisa anggaran Rp 9 miliar lebih tersebut difokuskan pada pencegahan dan penanganan Covid-19, maka pihaknya menambah anggaran Covid-19 pada APBD-P 2020 yang dikhususkan untuk JPS atau BLT APBD bagi warga miskin yang belum mendapat BLT sama sekali, baik dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun dari provinsi.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Sekda Buteng Kostantinus Bukide sebelumnya. Pada realokasi dan refocusing APBD 2020, Pemkab Buteng menganggarkan Rp 1 miliar untuk JPS atau BLT APBD. Anggaran tersebut hanya mampu mengakomodir 1.111 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sementara validasi data dari Dinas Sosial ada sekitar 1.932 KPM tersebar di 10 kelurahan yang harus menerima BLT JPS tersebut.

"Kemampuan anggaran kita dari Rp 1 miliar yang disiapkan hanya mampu mengakomodir 1.111 KPM. Dimana, masing-masing KPM mendapat Rp 900 ribu untuk bantuan selama tiga bulan (Juni-Juli-Agustus)," ungkap Sekda Buteng H Kosatantinus Bukide, usai menyalurkan bantuan JPS di Kelurahan Mawasangka dan Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka, Kamis (10/9/2020).

Tersisa 821 KPM yang belum menerima BLT JPS ini. Mereka nantinya akan diterimakan setelah APBD Perubahan 2020 ditetapkan. "Bagi warga yang sudah tervalidasi datanya dan belum kebagian BLT JPS, jangan khawati. Insya Allah akan kita salurkan setelah APBD-P 2020 ditetapkan," pungkas Sekda.(publiksatu)

Bagikan