Wakatobi Miliki 154 Masjid dan 20 Musala
Bagikan

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wakatobi mencatat jumlah masjid dan musala yang tersebar di wilayah Wakatobi sebanyak 174 unit. Jumlah tersebut sesuai yang ada di aplikasi Sistem Informasi Masjid (Simas) Kemenag Wakatobi.
Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Wakatobi, H Mashudin SAg menerangkan, jumlah masjid dan musala yang dikantongi pihaknya merupakan data lama semenjak Kemenag hadir di Wakatobi.
"Data ini semenjak Kemeng Wakatobi sudah ada, kami mulai melakukan pendataan-pendataan. Penyempurnaan data ini setelah ada aplikasi Simas Kemenag Wakatobi dari tahun 2016," terang Mashudin kepada koran ini, Selasa (29/9).
Ia merincikan, dari total 174 rumah ibadah yang masuk dalam aplikasi Simas Kemenag Wakatobi, diantaranya terbagi dari 154 masjid dan 20 musala.
Rumah ibadah yang telah masuk dalam aplikasi Simas Kemenag, telah memiliki nomor identitas. Kalau punya nomor identitas, masjid atau musala tersebut lebih muda mendapat bantuan renovasi yang bersumber dari Kementerian Agama (Kemenag) RI yang disodorkan lewat proposal kegiatan.
"Kalau anggaran Kemenag persyaratannya membuat proposal. Kemenag hanya meverifikasi, ketika Kemenag menerima proposal, apakah masjid ini sudah masuk di sistem kita atau belum, kami disini hanya membuat rekomendasi. Kalau masjid atau musala yang tidak miliki identitas, belum terdata maka kami dari kabupaten, mekroscek di lapangan melalui KUA. Kalau belum maka kami meminta mereka mengisi formulir untuk kami masukan di sistem," terangnya.
Mashudin menambahkan, pihaknya juga melayani pengukuran arah kiblat secara gratis bagi masjid atau musala yang membutuhkan. "Kalau masjid yang direnovasi dari kami Kemenag baru satu unit yakni Masjid Mubarok di Liya," tuturnya.(publiksatu)