Berita Terkini
Buteng

Pandemi Covid-19, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bentuk Bank Sampah Desa Binaan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 19 Oktober 2020 15:49 WIB · 2 menit baca
Pandemi Covid-19, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bentuk Bank Sampah Desa Binaan
SERAHKAN MODAL - Bhabinkamtibmas Rasyiddin dan Babinsa JH Matindas, menyerahkan modal kepada pengelola Bank Sampah Desa Baruta.jpg

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perputaran ekonomi ditengah masyarakat, ikut pula dirasakan warga Desa Baruta, Kecamatan Sangia wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

Untuk mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Rasyiddin dan Babinsa Serda JH Martindas berinisiatif membentuk Bank Sampah dan memberikan bantuan penyertaan modal kepada pengelola yang dipercayakan keduanya di Desa Baruta, desa binaan mereka.

Sebagai modal awal pengelolaan Bank Sampah tersebut, keduanya rela merogoh kocek pribadi sebesar Rp 1 juta dan diserahkan kepada pengelola atau pelaku usaha, Yusuf, di Desa Baruta, akhir pekan lalu.

"Penyertaan modal usaha ini dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor: 23 Tahun 2020 tentang pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19," ungkap Bhabinkamtibmas Rasyiddin.

Bhabinkamtibmas yang suka membaur dan berkumpul dengan berbagai lapisan masyarakat ini menjelaskan, banyak cara yang bisa dilakukan warga untuk memenuhi kebutuhannya ditengah Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan cara menabung sampah organik dan menukarnya dengan uang di Bank Sampah yang ada.

"Selain membantu perekonomian warga, keberadaan Bank Sampah juga sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat terkait sampah dalam meningkatkan kepedulian dan kebersihan lingkungan," tukasnya.

Rasyidin menerangkan, dengan adanya Bank Sampah masyarakat bisa tahu kalau sampah yang ada di sekitarnya itu punya nilai ekonomis. "Silahkan bawa sampah organiknya di Bank Sampah untuk ditimbang, kemudian dihargai dengan uang sesuai harga beratnya per kilogram," ajaknya.(publiksatu)