Berita Terkini
Muna

Rajiun Letakan Batu Pembangunan Masjid Jabal Rahmah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 3 November 2020 14:08 WIB · 2 menit baca
Rajiun Letakan Batu Pembangunan Masjid Jabal Rahmah
BATU PERTAMA: LM Rajiun Tumada, meletakan batu pertama pembangunan Masjid Jabal Rahmah, Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep Kepulauan. FOTO: LA GOLA/BUTON POS

PUBLIKSATU, MUBAR - Mantan Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) LM Rajiun Tumada, meletakan batu pertama pembangunan Masjid Jabal Rahmah, Kelurahan Waumere, Kecamatan Tiworo Selatan. Turut hadir Plt Bupati Achmad Lamani, Sekda Mubar LM Husein Tali, dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dikesempatan itu Rajiun menyampaikan, pembangunan Masjid Jabal Rahmah merupakan niat atau itikad dirinya dan keluarga yang ada di Kelurahan Waumere. Dari jauh-jauh hari sebelumnya, mereka sudah berniat dan bersepakat untuk membangun masjid.

"Pembangunan masjid ini akan menjadi momentum bersejarah. Karena ada banyak persoalan saat menggagas pembangunan masjid ini. Terutama penyelesaian masalah hibah tanah dari beberapa pihak keluarga yang terkait," ungkapnya.

Katanya, sekitar empat kali menyelesaikan perselisihan pemahaman dari kedua belah pihak terkait hibah tanah pembangunan masjid tersebut. Hingga pada akhirnya lahir sebuah kesempatan bersama untuk melanjutkan pembangunan masjid.

"Makanya saya katakan bahwa ini akan menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat di Waumere. Karena banyak masalah yang timbul saat penggagasan pembangunan masjid. Hingga semua bersepakat untuk kepentingan masyarakat dan seluruh umat,"ujarnya.

Nampaknya, pembangunan masjid Jabal Rahmah ini masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020 ini. LM. Rajiun Tumada, ketika itu meminta pihak Pemkab Mubar agar memasukan bantuan pembangunan masjid tersebut sebesar kurang lebih Rp.150 juta.

"Dulu saya anggarkan Rp. 150 juta. Saya harap agar jangan diganggu. Pembangunan masjid ini saya akan awasi langsung. Saya juga meminta bantuan bersama agar pembangunan rumah ibadah ini kita genjot dan dikeroyok bersama-sama. Termasuk bantuan pribadi dari pimpinan OPD,"terangnya.