Ditarget Selesai Desember, Progres Pembangunan Pintu Gerbang Masuk Mastim Sudah 60 Persen
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin terus menata "wajah' Kabupaten Buteng agar terlihat menarik dan memiliki ciri khas tersendiri dari daerah lainnya. Setelah infrastruktur jalan dan wajah desa ditata dengan pagar seragam, giliran kecamatan dibuatkan pintu gerbang sebagai identitas wilayah dengan potensinya masing-masing.
Saat ini, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim) tengah dibangun pintu gerbang di pertigaan Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo. Pintu gerbang masuk di Kecamatan Mastim tersebut modelnya sama dengan gerbang masuk Kabupaten Buteng yang ada di Wamengkoli, Desa One Waara. Hanya saja, ukurannya lebih kecil karena tingkat kecamatan.
Rabu (4/11/2020), Bupati Buteng H Samahuddin turun meninjau progres pembangunan pintu gerbang masuk Kecamatan Mastim tersebut. Kedua tiang gapura setinggi 10 meter yang menggunakan rangka baja sudah dipasang dinding hiasan dengan ornamen islami.
Saat ini, sementara pemasangan rangka palang tengah atas yang terhubung dari kedua tiang gapura dengan menggunakan rangka baja. "Progres pengerjaan pinyu gerbang masuk Kecamatan Mastim ini sudah 60 persen. Mudah-mudahan akhir November ini sudah tuntas sesuai target," ungkap Samahuddin saat duduk santai di jalan menyaksikan pemasangan rangka palang tengah gerbang.
"Tahun ini pembangunan pintu gerbang masuk kecamatan kita mulai dari Kecamatan Mastim. Tahun depan akan menyusul kecamatan lainnya, kemungkinan di Kecamatan Gu atau Kecamatan Sangia Wambulu," sambungnya.
Menurut bupati pertama pilihan rakyat Buteng ini, selama ini setiap tamu luar atau tamu daerah yang datang di Buteng ketika melakukan perjalanan berkeliling Buteng, tidak mengetahui sudah berada di kecamatan mana, karena tidak ada pintu gerbang masuk yang menjadi simbol dan identitas dari masing-masing kecamatan.
"Kalau sudah ada pintu gerbang masuk disetiap kecamatan, tanpa bertanya lagi orang dari luar sudah bisa tahu masuk wilayah mana dia saat itu," tukasnya.