Dinsos Buteng Latih Operator Desa dan Kelurahan Verivali DTKS
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi operator desa dan kelurahan untuk verivikasi dan validasi (Verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan menggunakan aplikasi berbasis komputer Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG), Selasa (10/11/2020).
Dinsos menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buteng untuk melatih para operator desa dan kelurahan tersebut di aula Dinsos Kabupaten Buteng. Untuk tahun 2020 ini, baru dua kecamatan yang ikut Bimtek karena keterbatasan anggaran.
"Pelatihan ini harusnya semua kecamatan, namun karena anggaran terbatas hanya Rp 100 juta pada APBD Perubahan 2020, sehingga sesuai dengan kajian dari pihak BPS hanya cukup dua kecamatan, yakni Kecamatan Lakudo dan Sangia Wambulu sebanyak 22 peserta," ungkap Kadis Sosial Kabupaten Buteng Abidin.
Ia berharap, 2021 nanti kecamatan lainnya sudah bisa ikut pelatihan dengan anggaran yang cukup. Seperti daerah terdekat lainnya yang langsung menganggarkan Rp 400 juta sampai Rp 500 juta, sehingga pelatihannya langsung diikuti semua kecamatan.
Abidin menjelaskan, selama ini pendataan warga miskin untuk dimasukan ke DTKS dilakukan secara manual. Sehingga dengan adanya pelatihan atau Bimtek ini, DTKS sudah bisa diinput oleh operator desa atau kelurahan dengan menggunakan aplikasi SIKS-NG, walaupun nantinya yang masuk dalam DTKS tetap hasil musyawarah desa atau kelurahan.
"Kita berharap setelah mengikuti pelatihan Verivali DTKS ini, para operator dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka terima dalam pemutakhiran data warga miskin di desa atau kelurahan masing-masing," tutupnya.(publiksatu)