Peduli Nelayan, Bupati Buteng Perjuangkan DAK Bantuan Katinting yang Sudah Ditarik KKP
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Kepedulian Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin kepada kebutuhan nelayan telah dibuktikan dengan dikembalikannya Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 2,6 miliar yang sudah ditarik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena Covid-19.
DAK tersebut akan digunakan untuk bantuan perahu Katinting nelayan beserta alat tangkap ikannya.
Samahuddin menyadari, bantuan tersebut sangat berarti bagi para nelayan untuk memudahkan mereka mencari ikan demi meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Dengan menggunakan kewenangannya sebagai bupati, Samahuddin pun bersurat ke KKP agar DAK yang sudah ditarik bisa dikembalikan dengan alasan membantu nelayan ditengah dampak Covid-19 yang ikut melumpuhkan ekonomi mereka.
Dengan alasan tersebut, akhirnya KKP mengembalikan DAK yang sudah ditarik kepada Dinas Perikanan Kabupaten Buteng. "Nyaris saja bantuan Katinting yang sudah ditangan bapak-bapak hari ini, tidak kita dapatkan. Namun dengan upaya pemerintah daerah dan doa kita semua, akhirnya DAK 2020 untuk bantuan Katinting yang sudag ditarik pemerintah pusat dikembalikan," ungkap Samahuddin saat menyerahkan bantuan 48 unit Katinting kepada para nelayan di Pantai Wisata Tanjung Buaya, belum lama ini.
Maka itu, dirinya meminta kepada para kelompok nelayan penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. "Semoga dengan bantuan perahu Katinting beserta kelengkapan alat tangkap ikannya ini, bapak-bapak (nelayan, red) bisa meningkatkan pendapatan untuk mensejahterahkan keluarga," harap Samahuddin.
Orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini juga menawarkan kemudahan modal kepada para kelompok nelayan. Pemkab Buteng sudah bekerja sama dengan BNI untuk membantu menyediakan modal usaha kelompok. "Kalau perlu modal kelompok, bisa langsung melakukan pengajuan kepada BNI melalui rekomendasi Dinas Perikanan. Cukup setor foto copy KTP dan tanpa jaminan. Bunganya pun sangat rendah, hanya 0,3 persen saja per bulan. Pinjam Rp 10 juta, bunganya hanya Rp 30 ribu saja dalam setahun," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Samahuddin langsung melakukan uji coba sendiri salah satu perahu Katinting ke tengah laut bersama para nelayan. Satu kali tarikan saja, perahu tersebut langsung melaju dengan cepat. Bupati pun memuji kualitas dan bentuk body perahu yang mampu memecah ombak.