Pompa Air Motonuno Bakal Normal Kembali, Satu Bulan Iuaran Digratiskan
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA - Himpunan Mahasiswa Desa Lohia Kota Kendari menggelar aksi damai di kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Muna, Rabu, 09/06/202.
Kehadiran mereka menuntut Dirut PDAM untuk menyelesaikan permasalahan air bersih di Kecamatan Lohia. Pasalnya sudah satu bulan mengalami kerusakan.
Faisal, Koodinator Aksi menyatakan sudah hampir satu bulan permasalahan
air bersih di Kecamatan Lohia belum ada pengaliran akibat kendala teknis yang kemudian pihak PDAM Muna dianggap belum melakukan perbaikan.
Oleh sebab itu, massa menuntut pihak PDAM agar segera mengatasi masalah air bersih di wilayah Kecamatan Lohia. Mendesak Bupati Muna untuk mengevaluasi Dirut PDAM yang dianggap tidak mampu menyelesaikan permasalahan air bersih di Kabupaten Muna.
Menanggapi tuntutan massa, Dirut PDAM Muna, Nurhayat Fariki saat menemui massa mengakui bahwa ada kendala teknis yang terjadi pada mesin pompa air di Motonuno. Kendala itu juga pihaknya sudah mengumumkan melalui media massa maupun media sosial bahwa ada kendala teknis pada mesin pompa air di Desa Lohia akibat dinamo mesin rusak.
"Kondisi bencana air di Lohia memang sangat memprihatinkan, dan perlu diketahui bahwa kondisi pompa di mata air Motonuno mengalami kerusakan pada komponen dinamo. Sehingga menjadi terhenti penyuplai air bersih di Kecamatan Lohia sejak tanggal 17 Mei sampai hari ini," ucapnya.
Kemudian lanjut Nurhayat, bahwa pihak PDAM dikatakan tidak bertanggungjawab atas kerusakan mesin menurutnya pernyataan itu sangatlah keliru. Sebab permasalahan tersebut pihaknya telah berupaya untuk mendatangkan dinamo mesin dari Surabaya.