Dikunjungi Stafsus Menteri KKP RI, Nelayan Buteng Usul Bantuan Penunjang Hasil Laut

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Kedatangan Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Victor Manoppo, melakukan survey dan pendataan potensi perikanan Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Senin (14/6/2021), dimanfaatkan nelayan setempat menyampaikan keluhan dan usulan sejumlah bantuan untuk menunjang budidaya dan hasil-hasil laut mereka.
Hasil-hasil laut dan budidaya yang diusahakan para nelayan tersebut inilah yang disurvey dan didata KKP RI. Selanjutnya akan dikembangkan lebih besar dan lebih baik lagi dalam menunjang produksi perikanan di Indonesia untuk menunjang pasar dan permintaan dari luar negeri.
Budidaya dan hasil laut yang didata dan disurvey KKP di Kabupaten Buteng diantaranya budidaya tambak udang, budidaya rumput laut, dan hasil-hasil laut seperti lobster, kerapu, ikan teri, hingga kepiting rajungan.
Bupati Buteng H Samahuddin didampingi Kadis Perikanan Muh Rijal menjelaskan, Kabupaten Buteng sebagian besar merupakan wilayah pesisir dan 70 persen dari warganya bermata pencaharian sebagai nelayan.
"Potensi yang cukup banyak didapatkan dan diusahakan nelayan adalah budidaya tambak udang, budidaya rumput laut, kepiting rajungan, dan ikan teri. Bahkan pasaran rajungan asal Buteng telah dikirim ke Kendari dengan harga jual Rp 80 ribu perkilogram," beber Samahuddin.
Menurutnya, masih banyak potensi perikanan lainnya di Kabupaten Buteng yang belum dimanfaatkan nelayan dikarenakan tidak ditunjang dengan perahu atau kapal dan alat tangkap ikan yang lebih baik.
"Kendala-kendala ini yang harus menjadi perhatian KKP RI jika ingin mengembangkan potensi perikanan di Kabupaten Buteng sebagai penyuplai kebutuhan pasar di Indonesia dan luar negeri," cetusnya.