Berita Terkini
Muna

Tingkatkan Produksi Pae Wuna, Kadistan Muna Buat Program Serap Gabah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 6 Juli 2021 16:22 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tingkatkan Produksi Pae Wuna, Kadistan Muna Buat Program Serap Gabah

PUBLIKSATU, MUNA - Pemerintah Kabupaten Muna telah melaunching produk Pae Wuna. Untuk meningkatkan produksi Pae Wuna, Para kelompok tani akan diorganisir dan didampingi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Muna dalam meningkatkan prosuksi padi. Baik padi ladang maupun padi sawah.

"Kelompok tani secara keseluruhan yang ada di Kabupaten Muna sebanyak 815 kelompok tani. Petani ini selain punya tanaman pangan dia juga punya tanaman perkebunan," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muna, Anwar Agigi, saat ditemui di kantor DPRD Muna, Senin, 5/7/2021.

Lebih lanjut, setelah dilaunching, pihak bank telah menawarkan kredit kepada kelompok tani yang menyerap gabah padi kering. Kelompok tani yang dibina adalah kelompok tani Bangkit Jaya dan kelompok tani Lampiru. Kelompok tani ini yang akan beli atau menampung gabah padi kering dari petani

"Makannya kita dorong mereka petani ini yang punya naluri bisnis, kita juga sudah berikan alatnya berupa penggiling padi. Karena kalau tidak membeli gabah pasti tidak jalan. Kebetulan pihak perbankan sudah merespon baik akan menggunakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menyerap gabah petani," terangnya.

Mantan Kadis Pertanian Mubar ini menyebutkan, untuk sementara produksi padi ladang ini masih produksi di bawah dua ton persekali panen. Khusus padi ladang kita ini ada 16 jenis yang akan konsolidasi supaya mereka menanam, panen dan bisa dibeli dengan harga gabah yang baik, di mana harga gabah padi ladang kering diharga di atas Rp 7.000.

"Beras padi sawah itu sekitar Rp 230.000/ 25 kg, sedangkan untuk beras padi ladang sawah kering sekitar Rp 250.000/ 25 kg dan beras padi ladang kering sekitar Rp13.000/kg," sebutnya.

Kemudian Untuk padi ladang rata-rata masih di atas 200 hektar lebih. Dengan menanam setahun sekali. Namun dengan program serap gabah maka mereka bisa menanam dua kali setahun.

Bagikan