Buteng Geliat Membangun, Perbatasan Mawasangka-Masteng Bakal Miliki Pintu Gerbang Islami

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin terus menata “wajah’ Kabupaten Buteng agar terlihat menarik dan memiliki ciri khas tersendiri dari daerah lain dengan geliat pembangunannya dari tahun ke tahun.
Setelah infrastruktur jalan dan wajah desa ditata dengan pagar seragam, giliran batas antar kecamatan dibuatkan pintu gerbang dengan ciri khas Islami. Sebab, sejak dulu kala Buteng dikenal sebagai daerah religius yang banyak melahirkan ulama.
Pembangunan pintu gerbang perbatasan antar kecamatan ini sudah dimulai dari 2020 lalu di pertigaan Desa Lolibu, Kecamatan Lakudo dengan jalan masuk menuju Desa Batu Banawa Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).
Tahun 2021 ini, giliran perbatasan Desa Matara Kecamatan Mawasangka dengan Desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng) akan dibangunkan pintu gerbang yang sama.
Senin (6/9/2021), Bupati Buteng H Samahuddin didampingi Konsultan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) turun melakukan peninjauan dan pengukuran di titik lokasi yang akan dibangun pintu gerbang Islami tersebut.
Dalam pengukuran itu, turut dilibatkan pemilik lahan yang tanahnya terkena tiang pancang gerbang. Bupati pun langsung melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik lahan yang pada akhirnya mengikhlaskan beberapa meter tanahnya untuk pembangunan pintu gerbang tersebut.
"Alhamdulillah, sudah tidak ada masalah dengan lahannya. Tinggal kita bangun pintu gerbangnya September ini, karena target kita akhir Desember 2021 sudah tuntas," tutur Samahuddin.