SPAM Kontunaga, DPRD Muna Akan Hearing DPMD dan PDAM
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA -- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gema-Kontunaga menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Muna, Rabu, 15/09/2021.
Massa menuntut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun tahun 2020 lalu segera difungsikan. Pasalnya, SPAM yang menghabiskan anggaran Rp 24 miliar lebih tersebut hingga saat ini belum difungsikan akibat belum adanya pipa sambungan rumah (SR) masyarakat.
Koordinator Gema Kontunaga, Irwan Sangia mengungkapkan SPAM air bersih di Kecamatan Kontunaga telah diresmikan oleh Bupati Muna L.M. Rusman Emba beberapa bulan lalu.
"Pembangunan SPAM Kontonaga sudah diresmikan namun hingga saat ini spam itu belum difungsikan," ungkapnya.
Olehnya itu, Gema Kontunaga mendesak DPRD Muna untuk memanggil Dirut PDAM Kabupaten Muna agar dilakukan rapat dengar pendapat. Mereka juga mendesak Anggota DPRD Muna dapil VI untuk lebih proaktif menyuarakan kepada pihak Pemerintah Daerah agar SPAM itu secepatnya difungsikan.
"Anggota DPRD Muna wilayah VI harusnya mereka mampu memperjuangkan persoalan air bersih di Kecamatan Kontunaga dan Lohia. Inikan Dapil mereka juga," ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Alam Syah yang juga koordinator aksi. Ia mendesak DPRD Muna untuk memanggil lembaga PDAM Kabupaten Muna dan DPMD untuk dihearing.