Berita Terkini
Muna

Pemilihan Ketua KONI Muna Diminta Ditunda

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 12 Maret 2022 16:29 WIB · 2 menit baca
Pemilihan Ketua KONI Muna Diminta Ditunda
Sejumlah Ketua Cabor meminta pemilihan Ketua KONI Muna ditunda. (Foto: Anuardin)

PUBLIKSATU, MUNA --- Panitia Penjaringan Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna telah mengumumkan hasil penjaringan bakal calon Ketua KONI yang akan bertarung di arena Musyawarah Olahraga Kabupaten Muna, Jumat 11/03/2022.

Ada dua kandidat calon ketua KONI yang ikut mendaftar di sekretariat panitia yaitu 29 Cabor merekomendasikan Dirut PDAM Kabupaten Muna, Nurhayat Fariki sebagai calon ketua dan 11 Cabor merekomendasikan Kepala Bidang Anggaran Dinas DPKAD Muna, Abdul Salam.

Setelah diverifikasi syarat dukungan calon, hasilnya Panitia Penjaringan Musokrab KONI Muna menetapkan Direktur PDAM Muna Nurhayat Fariki dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon ketua KONI dengan mendapat surat dukungan 22 Cabor. Sedangkan Adbul Salam hanya mendapat surat dukungan 5 Cabor dikarenakan enam Cabor lain memiliki dukungan ganda.

Ketua penjaringan calon, Hafids Ndoasa mengatakan setelah calon mendaftar maka sesuai mekanisme, panitia melakukan verifikasi dukungan calon. Berdasarkan hasil pleno panitia penjaringan ditemukan terdapat tujuh Cabor memiliki dukungan ganda.

Ketujuh Cabor itu adalah Aswan dari Cabor Pergatsi, L.M Darman Cabor Pobsi, Herman Cabor Podsi, Ashar Dulu Cabor Pelti, Cabor Muaythai Andi Sapri, Arwan Cabor PBVI dan Rony Saputra Cabor Perpani.

Dari tujuh Cabor itu, enam Cabor tidak dapat dikonfirmasi dan satu Cabor dapat dikonfirmasi dengan menyatakan dukungan kepada Abdul Salam, sehingga tersisa lima Cabor yang dinyatakan sah mendukung Abdul Salam. Sedangkan tujuh rekomendasi ganda yang diajukan Nurhayat Fariki dinyatakan batal dan tersisa 22 Cabor dinyatakan sah.

"Hasil verifikasi, panitia memutuskan Abdul Salam hanya memiliki 5 dukungan Cabor dan Yayat 22 dukungan. Maka dengan mengacu ketentuan minimal 30 persen dukungan menjadi calon ketua KONI, maka panitia memutuskan hanya Yayat yang memenuhi syarat sebagai calon ketua," ungkap Hafid.