Berita Terkini
Muna

Musorkab Ditunda, Wabup Muna Minta Mengedepankan Kebersamaan Sesama Insan Olahraga

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 14 Maret 2022 16:01 WIB · 2 menit baca
Musorkab Ditunda, Wabup Muna Minta Mengedepankan Kebersamaan Sesama Insan Olahraga
Bachrun Labuta

PUBLIKSATU, MUNA -- Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Muna yang rencananya akan diselenggarakan pada Sabtu, 12 Maret 2022 mengalami penundaan.

Ditundanya Musorkab Muna, setelah salah satu kandidat Calon Ketua KONI, Abdul Salam melayangkan protes akibat digugurkan oleh panitia penjaringan calon.

Diketahui dalam Musorkab mencari Ketua KONI Kabupaten Muna terdapat dua kandidat yang mendaftar yaitu Direktur PDAM, Nurhayat Fariki dan Kabid Anggaran DPKAD Muna, Abdul Salam.

Kedua calon tersebut masing-masing mendapat rekomendasi dukungan yaitu Nurhayat Fariki 29 Cabor dan Abdul Salam 11 Cabor. Sesuai mekanisme, Panitia Penjaringan melakukan verifikasi dukungan. Hasilnya terdapat tujuh Cabor memberi dukungan ganda.

Dari tujuh Cabor itu, enam Cabor tidak dapat dikonfirmasi dan satu Cabor dapat dikonfirmasi dengan menyatakan dukungan kepada Abdul Salam, sehingga tersisa 5 Cabor yang dinyatakan sah mendukung Abdul Salam. Sedangkan tujuh rekomendasi ganda yang diajukan Nurhayat Fariki dinyatakan batal dan tersisa 22 Cabor dinyatakan sah dan menetapkan Nurhayat Fariki yang memenuhi syarat sebagai calon Ketua KONI Kabupaten Muna.

Ketua Penjaringan Calon, Hafids Ndoasa mengatakan setelah calon mendaftar maka sesuai mekanisme, Panitia melakukan verifikasi dukungan calon. Berdasarkan hasil pleno panitia penjaringan ditemukan terdapat tujuh Cabor memiliki dukungan ganda.

"Hasil verifikasi, Panitia memutuskan Abdul Salam hanya memiliki 5 dukungan Cabor dan Yayat 22 dukungan. Maka dengan mengacu ketentuan minimal 30 persen dukungan menjadi calon Ketua KONI, maka Panitia memutuskan hanya Yayat yang memenuhi syarat sebagai calon ketua," ungkap Hafid.