Berita Terkini
Buteng

Perhatikan Lembaga Keagamaan di Buteng, Samahuddin Siap Didukung Jajaran Kemenag

Oleh Fauzi Saputra · Kamis, 17 Maret 2022 12:32 WIB · 2 menit baca
Perhatikan Lembaga Keagamaan di Buteng, Samahuddin Siap Didukung Jajaran Kemenag

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Besarnya perhatian Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin terhadap lembaga keagamaan selama ini di Kabupaten Buteng, mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sultra, H Zainal Mustamin, berjanji akan menggerakkan jajarannya untuk mendukung program-program Bupati Samahuddin dalam mewujudkan Kabupaten Buteng yang berkah.

"Pak Bupati (Samahuddin, red) telah banyak memberikan perhatian kepada Kemenag. Di antaranya, membangun infrastruktur jalan untuk madrasah, memberikan insentif kepada imam masjid dan perangkatnya, guru-guru ngaji, bantuan kendaraan dinas, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, Kemenag akan memberikan dukungan penuh kepada pak bupati," ungkapnya pada acara pelantikan pengurus Badan Penasehat, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dan Pengurus Asosiasiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Kabupaten Buteng masa bakti 2022-2027, Rabu (16/3/2022).

Apalagi, lanjut Zainal Mustamin, visi pemerintahan Bupati Samahuddin untuk menciptakan Buteng yang Berkah (Bersih, Sejahtera, Produktif, Agamis, dan Harmonis), sangat selaras dengan Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat (bersih, religius, santun, harmonis, berbasis teknologi).

Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat ini dibungkus dalam tagline "Bersama Kita Bisa, Bersatu Kita Kuat, dan Bersaudara Kita Rukun" yang sangat relevan dengan kearifan lokal.

"Program Pemkab Buteng yang Berkah sangat selaras dengan Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat. Maka dari itu Kemenag Buteng memiliki tanggung jawab untuk melahirkan program-program yang akan memakmurkan masyarakat," terang Zainal.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan kepada pengurus BP4 agar bisa mewujudkan keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah sebagai pilar bangsa yang kokoh. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) dibawah naungan Kemenag harus menjadi juru bicara moderasi beragama sehingga tidak ada yang terlalu bebas ataupun radikal dalam beragama.