Muhammad Yusup: Tak Laksanakan Tupoksi dengan Baik, Kepala OPD Saya Evaluasi

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Profesional dan punya etos kerja yang tinggi menjadi salah satu poin penilaian yang akan dilakukan Pj Bupati Buton Tengah (Buteng) Muhammad Yusuf dalam mengevaluasi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya.
Apabila ada Kepala OPD yang tidak dapat melaksanakan tupoksinya dengan baik, maka yang bersangkutan akan dievaluasi dalam bentuk mutasi atau bahkan lebih berat lagi, yakni non job.
Hal itu ditegaskan Pj Bupati Buteng Muhammad Yusup, saat ditanya awak media terkait salah satu tugasnya melakukan pengisian jabatan dan mutasi pegawai, sebagaimana diamanatkan Mendagri Nomor 131.74-1208 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara tanggal 13 Mei 2022.
"Saya akan berusaha menata birokrasi di Buteng ini, karena bagaimana pun saya pernah menjadi Kadis di Buteng ini selama dua tahun. Saya tahu, bagaimana cara menatanya. Keras, tapi tidak kasar. Orang sini (Buteng, red) tipikalnya humanis dan baik," tuturnya usai memimpin apel Akbar di halaman kantor Bupati Buteng, Senin (30/5/2022).
Khusus kepada para pejabat eselon II, mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buteng ini berpesan, agar terus meningkatkan kinerjanya, memiliki visi terhadap OPD yang dipimpin, serta berpegang pada rencana strategis masing-masing dengan membuat time schedule sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan perbulan, dari Januari sampai Desember.
"Jika ada yang tidak dapat melaksanakan tupoksinya dengan baik, maka saya akan siap untuk evaluasi, sebagaimana SK Mendagri yang ditugaskan kepada saya," tandasnya.
Dalam bentuk apa evaluasinya? Mantan Pj Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) pada September-Desember 2021 lalu ini mengatakan, bisa dalam bentuk mutasi atau bahkan yang lebih berat lagi.