Berita Terkini
Muna

Pengembangan Daerah Irigasi Lawada, PUPR Butuh Anggaran Rp 6 M

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 11 Juli 2022 21:37 WIB · 2 menit baca
Pengembangan Daerah Irigasi Lawada, PUPR Butuh Anggaran Rp 6 M
Sawah di Desa Lawada. (Foto: Labulu)

MUNA BARAT - Dinas PUPR Muna Barat, Sulawesi Tenggara, sudah menyelesaikan pra desain pengembangan Daerah Irigasi Lawada di Desa Lawada Jaya, Kecamatan Sawerigadi.

Kepala Dinas PUPR Muna Barat, La Ode Butolo melalui sekretrisnya Surahman mengatakan sesuai instruksi Pj Bupati Muna Barat, Bahri, Dinas PUPR diminta mengestimasikan anggaran yang dibutuhkan untuk pengembangan areal sawah pada daerah Irigasi Lawada. Hal ini sesuai dengan program Pj Bupati Muna Barat untuk menjadikan Muna Barat sebagai lumbung padi.

"Maka tim PUPR diminta untuk menghitung kebutuhan anggaran pengembangan daerah Irigasi Lawada," tuturnya.

Ada rencana program cetak sawah di Desa Lawada, kurang lebih 200 hektare. Program cetak sawah itu nantinya juga akan dilayani oleh Bendungan Lanoofo.

"Untuk itu diperlukan pembangunan jaringan sekunder kurang lebih 2,5 kilometer," ungkapnya, Senin (11/07/2022).

Saat ini daerah Irigasi Lawada berdasarkan data Dinas PUPR luas fungsional sawahnya sekitar 227 hektare. Jika ada program cetak sawah maka akan semakin menambah luas lahan fungsional sawah pada daerah Irigasi Lawada.

Ia juga menambahkan, bahwa Pj Bupati Muna Barat memiliki atensi khusus soal lumbung pangan ini, karena dalam setiap kesempatan beliau menyampaikan bahwa dengan adanya potensi sumber daya alam di Muna Barat berupa lahan yang subur dan adanya dukungan potensi sumber air maka sektor pengembangan persawahan menjadi salah satu sektor prioritas.