Wakil Bupati Butur Harap Tradisi dan Budaya Leluhur Dilestarikan
Bagikan

BURANGA - Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Ahali menyampaikan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Desa Morindino bahwa pesta panen bentuk pelestarian tradisi budaya leluhur.
"Tradisi pesta panen patut dipertahankan dan dihidup-hidupkan. Karena bagian dari bentuk pelestarian tradisi dan budaya leluhur kita secara turun temurun," ungkap mantan Kapolsek Kulisusu ini ketika memberikan sambutannya di Balai Desa Morindino, Kecamatan Kambowa, Minggu (27/11/2022).
Pasta panen tersebut, menurut pasangan Ridwan Zakariah ini merupakan bentuk kecintaan terhadap leluhur Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Desa Morindino. "Prinsipnya ada tiga hal pokok, yakni sebagai ungkapan rasa syukur, berdoa dan sebagai ajang persatuan dan kesatuan dalam membangun kebersamaan di tingkat lokal," jelas Ahali.
Suami Amalia ini mengajak Pemdes dan masyarakat Desa Morindino untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan yang Maha Esa. Kemudian selalu berdoa agar hasil produksi pertanian dan usaha lainnya lebih melimpah serta dijauhkan dari wabah juga mara bahaya.
Mewakili Pemerintah Daerah, pasangan Ridwan Zakariah ini mengucapkan terima kasih kepada Pemdes dan warga Desa Morindino yang telah bahu membahu menyelenggarakan pesta panen. Apalagi menghadirkan para Kepala Desa se-Kecamatan Kambowa merupakan hal yang positif untuk kemajuan desa dan daerah Lipu Tinandeakona Sara.
Pada momentum tersebut, Ahali juga menegaskan kepada pemerintah kecamatan dan desa untuk menjaga kelanjutan tradisi yang bisa mempersatukan dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Harapannya kepada seluruh Pemdes, khususnya di Kecamatan Kambowa para kepala desa dituntut untuk selalu kreatif dan berinovasi dalam memajukan wilayahnya terutama dalam menyejahterakan warganya.(mus)