Adele Putuskan Berhenti Minum Alkohol, Ini Kisah Pilu di Balik Itu

PUBLIKSATU, JAKARTA – Adele, salah seorang penynyi terkenal maka sudah tak asing bagi kita semua. Perempuan yang mempunyai suara merdu tersebut, belum lama ini menyampaikan bahwa ia telah berhenti minum alkohol.
Pada saat penyanyi cantik tersebut tampil di Colosseum di Caesars Palace Sabtu lalu, Ia berkata, “Saya mungkin berhenti minum alkohol sekitar tiga setengah bulan yang lalu,” ujarnya di atas panggung.
Baca Juga: Bekas Komisioner KPK M Jasin Diperiksa Polda Metro Jaya Ungkap Pemerasan Terhadap SLY
Diberitakan dari The Guardian, Kamis (19/10), Adele juga mengatakan bahwa belakangan ini ia merindukan saat minum dan merasa hidupnya membosankan. Pelantun lagu Someone Like You tersebut mengaku kepada penggemar bahwa ia merasa cemburu bisa melihat mereka bisa minum dengan mudah. “Jadi nikmatilah wiski asam Anda, saya sangat, sangat cemburu," ucapnya.
Adele berhenti minum bukan tanpa alasan, dia mengaku berhenti minum alkohol rupanya karena satu alasan kesehatan. Oktober lalu, Adele menyampai kepada majalah US Vogue bahwa selama darurat pertamanya selama lockdown, yang membeli minuman kultus rose Whispering Angel dan saus tomat.
Baca Juga: Ledakan Dekat KPK, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Mulanya penyanyi tersebut mengatakan bahwa, ia selalu memiliki hubungan yang sangat dekat dan selalu terpesona dengan alcohol. Namun, Adele dengan cepat menyadari betapa rentannya tubuh saat konsumsi minuman beralkohol.
Selain masalah kesehatan, Adele kemudian memberi tahu Oprah Winfrey bahwa dia akhirnya benar-benar berhenti minum setelah ayahnya Evans, meninggal pada Mei 2021. “Itu salah satu cara yang bagus untuk mengenal diri sendiri, cukup dengan minum air dan sadar dalam hal apa pun,” katanya dalam wawancara di televisi itu.
Baca Juga: 360 Personil Pengamanan Operasi Mantap Brata Anoa 2024 Baubau
Mengenai alkohol, pada album keempat sang penyayi yang dirilis pada tahun 2021, Adele pun menampilkan lagu berjudul I Drink Wine. Lagu tersebut mengisahkan tentang orang yang berlarut dalam kesedihan dan tekanan kehidupan orang dewasa.
***.