Peserta Duga Ada Kecurangan, Kepala BKD Busel: Seleksi PPPK Sudah Sesuai Aturan
Bagikan

PUBLIKSATU, BATAUGA - Gerakan Pemudah Buton Selatan (GP Busel) menduga hasil rekrutmen PPPK Kabupaten Busel tahun 2023 dinilai terjadi kecurangan.
Ketua GP Busel La Ode Ali Yopu mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh pihaknya, didapatkan panitia seleksi (Pansel) melakukan kecurangan.
"Setelah melihat situasi dan kondisi ada beberapa kecurangan mengenai persoalan PPPK Keguruan Kabupaten Buton Selatan," ungkap Ali kepada wartawan, sabtu 24/12.
Kecurangan itu terjadi, beber dia, pasca dilaksanakan Computer Assisted Test (CAT) oleh pusat lalu dilaksanakan lagi seleksi kompetensi teknik tambahan (SKTT) Pansel Pemda Busel.
Lebih lanjut, menurut informasi dihimpun sebanyak 60 orang lebih peserta guru honorer yang merasa dirugikan dengan adanya SKTT oleh Pemda Busel.
"Kalau dari hasil data saya peroleh itu ada sekitar 60 orang lebih yang tidak lolos padahal dari hasil seleksi CAT itu dinyatakan lolos pas kembali ke daerah di Kab. Busel hasil CAT itu nilainya dia berkurang, dan mereka dinyatakan tidak lolos sedangkan yang nilainya kurang dibawah rata-rata mereka diloloskan," bebernya.
Ia menuturkan, berdasarkan hasil komunikasi dengan sejumlah peserta seleksi yang merasa dirugikan tersebut Pemda Busel dalam hal ini Pansel tidak mengumumkan adanya SKTT yang diberlakukan.
Parahnya, sejumlah peserta yang merasa dirugikan tersebut mengetahui adanya SKTT usai dikeluarkan hasil peserta yang telah dinyatakan lolos PPPK Busel.
"Cuman belum ada konfirmasi bahwa ada seleksi SKTT di Kabupaten Buton Selatan, tidak disampaikan ada seleksi SKTT," pungkasnya.
Putra asal Kabupaten Buton Selatan ini berkomitmen pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buton Selatan Firman Hamza, membantah tuduhan bahwa hasil seleksi PPPK Busel terjadi kecurangan.
Menurutnya, Pansel melaksanakan tugasnya sudah sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
"Mengenai isu tidak benar tidak ada kecurangan. Pelaksanaan seleksi PPPK guru sudah berjalan sebagaimana ketentuan," kata Firman Hamza lewat sambungan telepon, senin 25/12.