Dana Pilkada Muna Tahap Dua Cair Pekan Ini, Gaji 13 ASN Paling Lambat Juli

RAHA -- Pemerintah daerah Kabupaten Muna telah menyiapkan pencarian Dana Hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 tahap dua sebesar Rp 40.033.384.800.
Dari total Rp 40 miliar lebih anggaran yang disiapkan untuk pencairan 60 % dana Pilkada yaitu dana untuk KPUD Rp 25 miliar lebih dan Bawaslu Rp 9,8 miliar lebih.
Kepala BPKAD Muna, La Ode Hasrun mengatakan anggaran hibah untuk KPUD dan Bawaslu direalisasikan dalam dua tahap. Tahap pertama di tahun 2023 sebesar 40 persen dan tahap kedua di tahun 2024 sebesar 60 persen.
"Dana Pilkada sudah siap dari beberapa Minggu lalu, sementara diproses administrasinya, dalam waktu satu dua hari ini sudah cair direkening penerima dana Hibah,"ungkapnya, Selasa, 25/06/2024.
Menurut Hasrun, untuk pencairan Hibah Pilkada 60 % di masing-masing penerima yaitu KPUD Muna sekitar Rp 25 miliar lebih, Bawaslu Rp 9,8 miliar lebih.
"Tahun lalu sudah cair 40 % untuk KPUD dan Bawaslu, sedangkan tahun ini 60 % akan dicairkan nilainya sekitar Rp 25 miliar untuk KPUD dan Bawaslu sekitar Rp 9 miliar lebih,"terangnya.
Sedangkan untuk Dana pengaman Pilkada yang dibutuhkan oleh TNI sebesar Rp 621 juta dan Polri Rp 4,2 miliar. Saat ini pihak Pemda Muna telah menyiapkan dana untuk dicairkan ke dua institusi itu.
"Tahun lalu dana Keamanan belum cair, nah tahun ini sementara kita siapkan dananya, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 2 miliar, intinya dana Pilkada sudah siap 100 % untuk dicairkan,"tukas Hasrun.
Tak hanya itu, Gaji 13 yang menjadi keresahan para ASN Kabupaten Muna rupanya sudah siap untuk dicairkan. Menurut mantan Kadis Peternakan Kabupaten Muna ini paling lambat bulan Juli 2024 gaji 13 tuntas dicairkan.
"Kalau gaji 13 Dananya juga sudah siap, Insyaallah paling lambat sampai bulan Juli sudah dibayarkan semua,"pungkasnya. (Anuardin)