Berita Terkini
Muna

Kerap Mencatut Nama Rusman Emba, Keluarga Warning Tim Pendukung RT

Oleh Anuardin · Minggu, 1 September 2024 18:45 WIB · 2 menit baca
Kerap Mencatut Nama Rusman Emba, Keluarga Warning Tim Pendukung RT
La Ode Andri Asari (Publiksatu/Anuardin)

RAHA -- Keluarga besar mantan Bupati Muna LM Rusman Emba mewarning pendukung pasangan Calon Bupati Muna LM Rajiun Tumada yang yang selalu mencatut nama Rusman Emba dalam Pilkada Muna 2024.

Kecaman itu datang dari Ponakan Rusman Emba yang juga Anggota legislatif terpilih, La Ode Andri Ashari dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Andri menegaskan, Rusman Emba tidak pernah memberikan arahan atau perintah kepada keluarga maupun pendukungnya untuk mendukung salah satu paslon apalagi mendukung pasangan RT di Pemilihan Bupati (Pilbup) Muna.

"Pak Rusman tidak pernah memerintahkan untuk memihak kepada salah satu paslon. Mereka yang selalu mencatut namanya, itu fitnah, hanya untuk penggiringan opini yang sangat keji dan tidak berdasar,"Tugasnya Sabtu, 31/08/2024.

Olehnya itu Ia mengingatkan para pendukung salahsatu paslon terutama tim Rajiun Tumada agar tidak menggunakan nama Rusman Emba dalam meraih simpatik masyarakat terutama loyalis Rusman Emba di Pemilihan Bupati Muna.

"Kami dari pihak keluarga sangat keberatan dengan tindakan ini. Kedepannya, kami tidak ingin ada lagi yang membawa-bawa nama Pak Rusman," tegas Andri.

Sebagai anggota legislatif terpilih dari fraksi PDIP, Andri menyatakan dukungannya kepada paslon Bachrun-Asrafil, yang diusung oleh PDIP. Dukungan ini, menurutnya, merupakan bagian dari loyalitasnya terhadap partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

"Pilihan politik saya ini tidak ada kaitannya dengan Pak Rusman Emba. Saya bersama segenap pengurus dan kader partai berdiri tegak lurus untuk memenangkan Bachrun-Asrafil," ungkap Andri.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.

"Saya mengambil sikap tegas untuk meluruskan isu yang berkembang terkait dukungan paman saya Rusman Emba. Saya tekankan agar tidak ada lagi yang menjadikan nama Rusman Emba sebagai alat propaganda politik,"pungkasnya.