Kampanye Di Desa Wasolangka Bachrun - Asrafil Paparkan Visi Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

RAHA -- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Bachrun - La Ode Asrafil menggelar kampanye di Desa Wasolangka, Kecamatan Parigi, Selasa, 22/10/2024.
Tiba di Desa Wasolangka Paslon berakronim BAHTERA itu disambut antusias masyarakat yang menunggu untuk mendengarkan penyampaian visi - misi BAHTERA bila terpilih menjadi Bupati dan wakil Bupati Muna periode 2025-2030.
Dalam pemaparannya, Bachrun menerangkan sejumlah konsep visi misi dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna. Salah satu konsep yang di tawarkan kepada masyarakat adalah pembangunan ekonomi kerakyatan melalui industrialisasi komoditi jagung.
Ia meyakini dengan mengembangkan komoditi jagung kuning dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Kabupaten Muna
“Melalui industrialisasi dan pengembangan komoditi jagung kuning besar-besaran, keuangan daerah dapat surplus. Selain itu, pendapatan masyarakat juga akan mengalami peningkatan, kalau PAD kita sudah bagus maka kita bisa selesaikan semua permasalahan yang didaerah kita,”terang Bachrun.
Menurut Bachrun, konsep pengembangan jagung kuning akan menjadi dasar menunjang komoditi lainnya. Dimana komoditi jagung akan membantu para peternak dalam penyediaan pakan murah dan berkualitas.
"Sehingga baik ayam pedaging dan telur yang dihasilkan dapat dijadikan sumber PAD, dan tentu saja ekonomi masyarakat akan ikut mengalami peningkatan,"jelasnya.
Apalagi lanjut Bachrun, sekitar 60 Miliar uang dari Kabupaten Muna keluar setiap tahunnya di nikmati oleh daerah lain seperti sekitar 30 miliar setiap tahun uang rakyat Muna dikeluarkan untuk pembelian telur dan 30 miliar dari ayam pedaging.
"Kondisi inilah menjadi perhatian dan fokus kami bila kami memimpin Kabupaten Muna akan kita benahi semua ini, jangan lagi ada uang kita beredar diluar tetapi bagaimana kita bisa mendatangkan uang melalui komuditi jagung kita,"ujarnya.
Makanya dirinya optimis, uang yang beredar di luar daerah dapat ditekan dan dikembalikan dengan cara berputar di daerah sendiri. Tentu saja dengan menghidupkan sumber-sumber potensial daerah, salah satunya dengan bisnis jagung kuning.
“Uang dari Muna 60 Miliar setiap tahunnya berputar di Sulawesi Selatan, 30 miliar dari telur dan 30 miliar dari ayam potong, ini kita akan tekan potensi kita cukup banyak,”ujarnya.
Olehnya itu bila BAHTERA diberi amanah oleh masyarakat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna mereka akan berkomitmen akan menjalankan program tersebut.