Berita Terkini
Muna

Mantan Kepala Bappeda Sebut Program Jagung Kuning Di Muna Bakal Menyemai Butiran Emas di Daratan Sultra

Oleh Anuardin · Senin, 18 November 2024 16:13 WIB · 2 menit baca
Mantan Kepala Bappeda Sebut Program Jagung Kuning Di Muna Bakal Menyemai Butiran Emas di Daratan Sultra
Plt Bupati Muna Bachrun saat meninjau Pabrik jagung di Desa Bea beberapa bulan lalu. (Publiksatu/Anuardin)

RAHA --- Kabupaten Muna adalah salah satu Kabupaten tertua di Sulawesi Tenggara. Banyak pihak menilai Kabupaten Muna merupakan daerah yang tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Sulawesi Tenggara.

Penyebabnya adalah Kabupaten Muna tidak memiliki sumber alam seperti Kolaka, Kota Kendari, Konawe dan Buton. Hal ini membuat mantan kepala Bappeda Kabupaten Muna Mustari Ando Arifin angkat bicara.

Menurut dia, meskipun Kabupaten Muna tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti tambang nikel dan emas, namun Kabupaten Muna memiliki potensi kekayaan turun temurun dari orang-orang tua jaman dahulu yaitu Sektor Pertanian terutama jagung.

Pengembangan jagung kuning diyakini akan menjadi komuditas unggulan Kabupaten Muna yang bakal membawa kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna. Namun hal itu bisa saja terwujud bila kebijakan pemimpinya fokus terhadap pengembangan jagung kuning.

"Muna harus memiliki Pemimpin yang mengetahui permasalahan itu,"terang Mustari.

Mustari mengatakan ada sosok pemimpin yang tulus dan jujur untuk memajukan Kabupaten Muna melalui sektor pertanian, dia adalah Bachrun yang kini sedang menjabat sebagai Plt Bupati Muna yang juga sebagai calon Bupati Muna.

"Pak Bachrun ini sudah mengetahui permasalahan yang terjadi di kabupaten Muna. Memang kita tidak memiliki sumber daya alam seperti daerah lain di Sulawesi Tenggara, makanya dengan program jagungnya akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat kabupaten Muna,"terangnya.

Ia juga mengatakan Kabupaten Muna hanya memiliki tanah dan dibawah tanah tidak memiliki seperti di daratan Kendari dan pulau Buton. Makanya kenapa Kabupaten Muna tidak sejahtera karena tidak memiliki sumber daya alam seperti daerah lain.

"Tetapi sebenarnya ada Rahmat Tuhan belum disentuh dengan tangan - tangan pemimpin yang bijak, ditangan bijak pak Bachrun dan pak Asrafil, Insyaallah harta karung peninggalan para pendahulu kita akan diperlakukan secara adil maka Muna ini akan maju, apa itu kekayaan kita yaitu Jagung. Pak Bachrun ini mengetahui persis masalah itu, bila dirahmati oleh Allah SWT jargon beliau dengan niatnya menciptakan kemandirian pangan sangatlah bagus bagi masyarakat Kabupaten Muna,"jelas Mustari.

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Muna ini menyakini bahwa ditangan pemerintahan Bachrun kabupaten Muna akan maju dengan program jagungnya.

"Insyaallah ditangan bijak pak Bachrun dan Asrafil jagung yang diprogramkan akan sama seperti butiran - Butiran emas, Muna akan menerima uang setara dengan harga emas,"terang Mustari.

Kenapa selama ini masyarakat tidak menikmati, kata Mustari karena selama ini masyarakat Kabupaten Muna hanya menjadikan jagung sebagai bahan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.