Pekan Depan, 9 Jabatan Kosong Kepala OPD Di Muna Mulai Dilelang, Akhir Desember Pelantikan
Bagikan

RAHA -- Pemerintah Daerah Kabupaten Muna tengah menyiapkan 9 jabatan eselon II untuk dilelang. Sembilan jabatan eselon II yang akan dilelang adalah Asisten II, Staf Ahli bidang ekonomi, Staf Ahli bidang pemerintahan, Dinas perpustakaan dan arsip, BKSDM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Muna.
Kemudian Kepala OPD yang akan pensiun pada bulan Desember 2024 mendatang adalah Dinas Pendapatan, Sekretaris Dewan dan Dinas Perikanan Kabupaten Muna.
Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Muna La Ode Asmadi Teno mengatakan pemerintah daerah telah mendapat izin dari Kemenpan RB melalui BKN untuk melaksanakan lelang jabatan dilingkup Pemerintah Kabupaten Muna.
Asmadi menerangkan ada sejumlah persyaratan yang disiapkan diantaranya ASN harus berusia maksimal 56 tahun hingga harus memiliki golongan IV/a, mendapat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dihukum disiplin, Bebas Narkoba, minimal memiliki Diklat PIM 3 dan minimal menduduki jabatan administrasi secara kumulatif 5 tahun.
"Jadi ini seleksi terbuka, pesertanya berstatus PNS di wilayah pemerintahan Propinsi Sulawesi Tenggara, selama dia masih dalam wilayah Sulawesi Tenggara bisa ikut lelang,"ujarnnya.
Asisten 1 Setda Kabupaten Muna ini mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi mulai tahap pendaftaran sampai akhir pelaksanaan seleksi akan dibuka mulai tanggal 25 November sampai dengan 27 Desember 2024. Sedangkan yang menjadi ketua Panitia seleksi adalah Sekda, BKPSDM, UHO dan keterlibatan tokoh masyarakat.
"Jadi pelaksanaan seleksi mulai pendaftaran sampai pengumuman di Mulai 25 November - 27 Desember 2024. Jadwal ini sudah fiks, sedangkan untuk pansel dari BKPSDM, dari UHO dan tokoh masyarakat, anggarannya juga sudah siap,"ujarnnya.
Sementara itu Sekda Muna Eddy Uga mengatakan bahwa izin dari BKN sudah terbit maka pelaksanaan seleksi akan dilaksanakan dengan sistem CAT.
"Jadi sistemnya pakai tes CAT selanjutnya tes wawancara yang dilakukan oleh pansel. Prinsipnya kami sudah siap laksanakan lelang jabatan dan kita gunakan juga tokoh masyarakat,"ujarnya.
Eddy juga mengatakan setelah dilakukan lelang jabatan, hasilnya akan diusulkan ke Gubernur, Kemendagri dan Kementerian Menpan RB untuk mendapatkan izin pelantikan.
"Setelah kita lelang kemudian kita kirim lagi ke Gubernur, Kemendagri dan BKN kalau sudah ada izin baru kita Lantik, kita Upayakan akhir Desember 2024 sudah dilantik mereka,"pungkasnya. (Anuardin)