Kepton

Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas, SMAN 2 Lakudo Umumkan Kelulusan Jam 10 Malam

Oleh Murdin · Selasa, 6 Mei 2025 16:02 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas, SMAN 2 Lakudo Umumkan Kelulusan Jam 10 Malam
Kepala SMA Negeri 2 Lakudo, La Zaai. (Murdin)

PUBLIKSATU, MAWASANGKA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menetapkan hari ini Senin (05/5/2025) pengumuman kelulusan peseerta didik siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA).

Demikian juga, SMA di Kabupaten Buton Tengah hari ini mengumumkan kelulusan siswa dan siswi yang sebelumnya menyelesaikan pelaksanaan ujian sumatif akhir.

Berbeda dengan SMA yang lainya, SMA Negeri 2 Lakudo meski hari ini mengumumkan kelulusan peserta didik namun pengumuman itu disampaikan pada pukul 22.00.

Kepala SMA Negeri 2 Lakudo, La Zaai S.Pd mengatakan yang menjadi alasan SMAN 2 Lakudo menyampaikan waktu pengumuman kelulusan pada jam 10 malam hal itu menghindari potensi aksi konvoi dan kumpul-kumpul bagi peserta sudah dinyatakan lulus.

"Rencananya pengumuman kelulusan di SMA Negeri 2 Lakudo itu kita mengacu pada tahun-tahun berikutnya yaitu diatas jam 22 malam supaya kita menghindari hal-hal yang kita tidak inginkan dan menjaga ketertiban di tengah-tengah masyarakat," kata La Zaai kepada koran ini, Senin 5/5/2025.

La Zaai mengatakan, proses pengumuman dimana para peserta didik akan mendapatkan informasi lewat pesan whatsapp yang dibagikan oleh pihak sekolah.

"Iya dilakukan secara online dalam hal ini diberikan kepada peserta didik melalui WA masing-masing peserta didik untuk melihat pengumuman secara tertulis tetapi dalam hal ini diberikan oleh wali kelas yang menyampaikan secara langsung di WA peserta didik," ujarnya.

Adapun waktu yang diambil pada malam hari dan dilakukan secara online, menurutnya agar mengantisipasi munculnya aksi konvoi ugal-ugalan dengan menggunakan sepeda motor yang mengganggu masyarakat.

"Alhamdulillah dari tahun-tahun sebelumnya memang itu lebih efektif dibandingkan kita melakukan pengumuman lebih dini atau siang hari karena kalau kita analisis ketika kita memberikan pengumuman pada pukul 22 malam itu kalau ada yang berteriak-teriak itu diluar dari kewajaran dan itu akan menjadi perhatian masyarakat," jelasnya.

"Dan apa bila ada langka-langka lain dilakukan peserta didik sebelum pengumuman itu maka kami telah bekerjasama dengan seluruh bapak ibu guru, toko masyarakat dan kepolisian untuk melakukan langka-langka preventif untuk mencegah hal-hal kita tidak inginkan," tambahnya.

La Zaai berharap kepada peserta didik siswa kelas Xll yang hari sudah dinyatakan lulus agar menjaga ketertiban dan keamanan ditengah-tengah masyrakat melalui langka-langka preventif dilakukan agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan.

Peliput: Murdin

Bagikan