Kepton

Seminar Desa Bersama Mahasiswa KKN UM Buton Desa Watiginanda, Siap Jalankan Proker

Oleh Jeklin Syabab · Kamis, 2 Oktober 2025 07:11 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Seminar Desa Bersama Mahasiswa KKN UM Buton Desa Watiginanda, Siap Jalankan Proker

PUBLIKSATU, SAMPOLAWA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) di Desa Watiginanda, Kecamatan Sampolawa, menggelar Seminar Desa dalam rangka memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN berlangsung, Selasa (1/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Watiginanda, aparat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Watiginanda menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN atas inisiatif menyelenggarakan seminar tersebut.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Desa Watiginanda juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Jika ada masalah-masalah yang bisa kita selesaikan bersama, mahasiswa KKN turut hadir memberikan kontribusi. Semoga kebersamaan ini tidak berhenti hanya pada kegiatan KKN, tetapi juga berlanjut seperti keluarga di kemudian hari,” ujarnya.

Adapun program kerja yang dipaparkan mahasiswa KKN terdiri dari kegiatan fisik dan nonfisik.

Program fisik:

• Penerangan jalan pemukiman

• Pengadaan tong sampah

• Pembuatan gerbang batas desa

• Pemasangan lampu taman di sekitar kantor desa

• Pembuatan pagar desa

Program nonfisik:

• Sosialisasi pencegahan perilaku bullying

• Sosialisasi membuang sampah pada tempatnya

• Senam pagi setiap Minggu

Koordinator KKN, Arjun, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari program kerja untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Kami berharap ide-ide yang lahir dari seminar ini dapat membantu desa dalam menyusun program pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Seminar berlangsung interaktif dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan dan gagasan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat. (P4)

Bagikan