Kepton

Pergantian Tahun dengan Doa, Warga Desa Lamanggau Gelar Zikir Akbar

Oleh Suparman · Jumat, 2 Januari 2026 02:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pergantian Tahun dengan Doa, Warga Desa Lamanggau Gelar Zikir Akbar
Dipenghujung tahun 2025 , masyarakat desa Lamanggau , kec.Tomia Wakatobi melakukan zikir Akbar dan doa bersama. (s)

PUBLIKSATU, TOMIA – Masyarakat Desa Lamanggau, Kecamatan Tomia, menyambut datangnya tahun baru 2026 dengan cara yang religius dan khidmat. Alih-alih merayakannya dengan hura-hura, warga setempat memilih berkumpul di Masjid Ahdannur desa Lamanggau, kec.Tomia,kab.Wakatobi untuk melaksanakan zikir akbar pada Rabu malam (31/12/2025).

Momen pergantian tahun dari 2025 ke 2026 ini menjadi agenda yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh lapisan masyarakat desa. Kegiatan spiritual ini dipimpin langsung oleh Ustadz Ridwan yang bertindak sebagai pemandu zikir, didampingi oleh Imam Masjid Ahdannur.

Suasana di dalam masjid tampak penuh sesak namun tetap tertib, mencerminkan kerinduan masyarakat akan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta di tengah gegap gempita perayaan tahun baru di tempat lain.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan pemerintah desa menambah kekhidmatan acara tersebut. Terlihat Ibu-ibu Majelis Taklim, Sekretaris Desa (Sekdes), hingga jajaran perangkat Desa Lamanggau turut membaur bersama warga dalam barisan saf yang rapi. Kehadiran para aparatur desa ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan positif yang membangun mental spiritual warga.

Zikir akbar ini berlangsung selama kurang lebih satu jam, dimulai pada pukul 23.00 WITA dan berakhir tepat saat jam menunjukkan pukul 00.00 WITA. Selama satu jam tersebut, gema selawat dan kalimat-kalimat tayyibah melantun syahdu, menciptakan atmosfer yang tenang dan penuh haru di dalam masjid kebanggaan masyarakat Desa Lamanggau tersebut.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, di mana jamaah yang hadir melampaui perkiraan sebelumnya. Mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa. Hal ini membuktikan bahwa kesadaran beragama masyarakat di Kecamatan Tomia, khususnya Desa Lamanggau, masih sangat kuat dalam menjaga tradisi-tradisi islami.

Muhlisa, salah seorang jamaah yang hadir, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif penyelenggaraan zikir akbar ini.

Menurutnya, kegiatan semacam ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan melakukan aktivitas yang sia-sia di luar rumah. Ia merasa bersyukur bisa menutup tahun dengan mengingat Allah bersama warga lainnya. "Kegiatan ini sangat bagus sekali, karena daripada kita melakukan aktivitas yang sia-sia di akhir tahun, mending kita lakukan zikir bersama. Ini memberikan ketenangan batin bagi kami," ujar Muhlisa saat ditemui usai acara.

Pernyataannya tersebut mewakili perasaan banyak jamaah yang merasa lebih tenang memulai lembaran tahun yang baru. Harapan besar terselip di balik terlaksananya zikir akbar ini, yakni sebagai sarana introspeksi diri atas segala kekurangan di tahun 2025. Dengan doa bersama, masyarakat Desa Lamanggau berharap dapat memberikan kontribusi terbaik dan mendapatkan keberkahan di tahun 2026, serta dijauhkan dari segala marabahaya (p7)

Bagikan