Sultra

Kunker ke Muna, Kajati Sultra Tekankan Sinergi Forkopimda dan Pengamanan Aset Daerah

Oleh Redaksi · Selasa, 6 Oktober 2026 17:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kunker ke Muna, Kajati Sultra Tekankan Sinergi Forkopimda dan Pengamanan Aset Daerah
Ketgam: Kajati Sultra Sugeng Riyanta bertukar Cemdra Mata dengan Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil. (Foto:Anuardin/Publiksatu)

PUBLIKSATU, RAHA — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sugeng Riyanta, melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana di Kabupaten Muna dalam rangka memberikan arahan dan pembekalan kepada jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Muna, Selasa, 06/10/2026.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, jajaran Forkopimda Muna, Wakil Bupati Muna, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Muna.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Kajati Sultra beserta rombongan. Kehadiran pimpinan korps adhyaksa tersebut diharapkan membawa berkah serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di bumi Pekerjaan.

Asrafil Juga menegaskan tiga komitmen utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah yaitu Penguatan Good Governance.

"Memastikan seluruh program kerja di tiap OPD berjalan seiring sejalan dan transparan guna mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari," jelasnya.

Kemudian ​Penertiban Aset Daerah, Asrafil mengatakan bahwa melanjutkan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

"Fokus utama kerja sama ini adalah menertibkan seluruh aset daerah, baik aset bergerak (kendaraan dinas roda dua dan roda empat) maupun aset tidak bergerak (tanah Pemda)," terangnya.

​Pencegahan Korupsi dan Pendampingan Hukum, Ia Meminta jajaran OPD untuk tidak ragu atau takut dalam mengesekusi program pembangunan selama berada pada koridor hukum yang berlaku, dengan mengedepankan fungsi pembekalan, pendampingan, serta pencegahan (preventif) dari kejaksaan.

Sementara itu, Kajati Sultra, Sugeng Riyanta, mengungkapkan bahwa Muna menjadi wilayah kepulauan pertama yang dikunjunginya sejak efektif bertugas usai dilantik beberapa bulan lalu. Kunjungan kerja ini direncanakan berlanjut ke Kabupaten Buton dan sejumlah daerah lainnya.

​Dalam arahannya, Kajati memberikan penekanan khusus terkait peran strategis Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, Forkopimda dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan bukan sekadar wadah seremonial semata.

​"Forkopimda ini bukan hanya forum-foruman. Jika hanya ada bentuknya tetapi tidak dimanfaatkan secara optimal, maka daerah yang rugi. Forkopimda adalah sarana paling tepat bagi kepala daerah untuk mengkolaborasikan seluruh potensi dan menyelesaikan berbagai persoalan daerah secara cepat," tegas Sugeng Riyanta.

​Ia menambahkan, tidak ada satu pun persoalan daerah yang bisa diselesaikan secara parsial oleh satu instansi saja.

"Sinergi dan kekompakan antara unsur Forkopimda mulai dari Bupati, DPRD, Kepolisian, TNI, hingga Kejaksaan sangat menentukan kelancaran pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah demi pelayanan terbaik kepada masyarakat" tukasnya.

​Kajati Sultra juga mengapresiasi keharmonisan sinergi yang telah terjalin antara Pemda Muna dan Kejari Muna, serta berharap koordinasi lintas sektor ini dapat terus ditingkatkan ke depannya. (Anuardin)

Bagikan