Berita Terkini
Buton

178 Pelajar Unidayan KKN di Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 14 September 2018 04:35 WIB · 2 menit baca
Bagikan
178 Pelajar Unidayan KKN di Buton
178 Pelajar Unidayan KKN di Buton

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton serah terima mahasiswa KKN-P angkatan XXXVII T.A 2017/2018 Univerisitas Dayanu Iksanuddin Buabau di aula kantor Bupati Buton, lantai II, Kompleks perkantoran Takawa, Kamis 13 September 2018. Terhitung ada 178 mahasiswa.

Acara pelepasan, Bupati Buton, La Bakry diwakili Asisten III Setda Buton, Drs La Ode Muhidin Mahmud yang disaksikan Wakil Rektor III Unidayan, Dr Andi Tenri MSi serta Dosen Pembimbing Lapangan.

Wakil Rektor III Unidayan, Dr. Andi Tenri, MSi, menjelaskan ratusan peserta KKN yang berasal dari 15 program studi dari delapan fakultas ini akan mengabdi selama 40 hari di 14 desa. Belasan desa ini berada di dua kecamatan yakni Lasalimu dan Kapuntori.

"Mereka akan ditempatkan di 14 desa di dua kecamatan," ujarnya.

Menurut Andi Tendri, KKN ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar bagi peserta KKN. Peserta KKN diharapkan mampu berintegrasi dengan lingkungan masyarakat sekitar serta belajar memahami, menganalisis dan membantu pemecahan masalah terkait pembangunan di lingkungan masyarakat maupun pemerintahan desa.

Dalam kesempatan ini, Andi Tendri berpesan kepada peserta KKN agar dapat berkontribusi dalam mendorong pembangunan yang membawa pengaruh positif untuk masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Buton.

Sementara itu, Asisten III Setda Buton, Muhidin Mahmud, mengapresiasi keputusan Unidayan yang telah memilih Kabupaten Buton sebagai tempat KKN.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga, Muhidin berkeyakinan dan berharap mahasiswa KKN Unidayan dalam pengabdiannya dapat berkontribusi nyata untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Buton

"Kami berkeyakinan mereka bisa membawa dampak positif bagi Daerah. Sekarang ini Desa mendapat bantuan ADD antara 800 juta sampai 1 miliar lebih. Melalui KKN ini kami berharap agar mahasiswa bisa membuka diskusi dan pemahaman serta pencerahan kepada masyarakat Desa agar dana desa bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat," tandasnya.(Po1)

Bagikan