Berita Terkini
Sultra

Kampanye Damai Mampu Lahirkan Demokrasi Berkualitas

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 26 September 2018 14:04 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kampanye Damai Mampu Lahirkan Demokrasi Berkualitas
Rustam Petta Nyala

PUBLIKSATU, KENDARI - Untuk melahirkan demokrasi yang berkualitas, KPU sebagai penyelenggara pemilu telah melakukan langkah-langkah konkrit, salah satunya dengan menggelar kampanye damai di tingkat provinsi. Langkah yang dialakukan KPU tersebut mendapat respon positif dari para kandidat yang bakal bertarung pada Pemilu 2019 mendatang.

Kandidat calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra, H. Rustam Petta Nyalla SH mengatakan, kampanye damai merupakan hal yang sangat positif, sebagai salah satu ajang mengenal serta mengetahui hal yang tidak boleh dilakukan dan yang boleh dilakukan masing-masing kandidat pada saat mensosialisasikan dirinya.

"Kampanye damai ini merupakan hal yang sangat positif serta akan melahirkan pesta demokrasi yang berkualitas. Juga kampanye damai merupakan hal yang sangat positif, karena jika melanggar aturan yang ditentukan, itu sudah pasti ada sanksinya," ungkap Rustam Petta Nyalla, Senin (24/9).

Lanjut Rustam Petta Nyalla, para peserta Pemilu 2019, baik Parpol ataupun kandidat calon bisa mengedepankan prinsip pesta demokrasi yang berkualitas dan damai. Salah satunya adalah tidak boleh memakai fasilitas negara, tidak boleh money politics dan sebagainya.

"Itulah hal yang membuat saya sangat setuju dengan adanya kampanye damai dan semoga sesuai dengan praktek serta penyampaian yang ada dalam kampanye damai yang dilaksanakan beberapa hari lalu di lapangan MTQ Kendari," paparnya.

Rustam Petta Nyalla termotivasi dan terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI adalah bentuk kepedulian kepada daerah yang masih banyak membutuhkan uluran tangan. Khususnya untuk wilayah pertanian, perternakan dan perikanan yang belum menikmati pemerataan.

"Mengapa saya harus mencalonkan diri sebagai anggota DPD? Karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh dan merasa sejahterah. Khususnya untuk masyarakat yang berprofesi sebagai petani, nelayan, perikanan dan masyarakat lainnya, sehingga saya hadir untuk menjawab persoalan tersebut," pungkas Rustam Petta Nyalla yang juga Ketua Puskud Sultra itu. (m4)

Bagikan