Busel

Disdukcapil: Warga Pindah Masuk Busel Meningkat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 15 Oktober 2018 13:34 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Disdukcapil: Warga Pindah Masuk Busel Meningkat
Nadir

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pelayanan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil akhir-akhir ini mendadak di serbu warga. Hal ini akibat pengurusan administrasi seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sejumlah warga berbondong-bondong mengurus administasi kependudukan.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Busel, Nadir ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya belum lama ini. Kata dia, kurang lebih sekitar dua pekan lebih ramai pengurusan kependudukan, baik warga yang pindah masuk Busel, maupun perbaikan KTP-el, KK serta cetak baru KTP-el.

Namun demikian, Nadir sangat menyayangkan sejumlah warga baru mendadak terburu-buru mengurus administrasi kependudukan setelah ada keperluan. Padahal, segala urusan sekarang hampir semuanya menggunakan KTP-el. Mulai dari urusan perbankan, pajak kendaraan, atau bahkan nikah pun juga menggunakan KTP-el. Pemblokiran data kependudukan itu berdasarkan perintah dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

"Kita berharap, warga sebelum ada keperluan harus mengurus atau melakukan perekaman kependudukan sebelum ada urusan mendadak, karena hampir semua urusan sekarang menggunakan KTP," katanya.

Ia juga membenarkan akhir-akhir ini cukup banyak warga yang pindah masuk ke Busel. Namun ia tak merincikan berapa jumlah totalnya. Sepanjang dokumen pindah masuknya ada dan memenuhi syarat sesuai ketentuan, pihaknya langsung proses.

"Yang jelas banyak, tapi ini tidak bisa dilarang sepanjang seluruh syarat sesuai ketentuan perundang-undangan kependudukan memenuhi. Sepanjang dia lengkap, iya pasti kita terbitkan. Kalau tidak lengkap tidak mungkin kita terbitkan dokumen kependudukanya. Karena akan berpengaruh dengan historis kependudukanya," tutup Nadir. (aga)

Bagikan