Pemkab Buton Beri Bibit Bawang Merah Tiga Ton, Sebentar Lagi Panen

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton memberikan bantuan bibit bawang merah sebanyak tiga ton kepada kolompok tani Kembar Sejati di Desa Sumber Sari, Kecamatan Siontapina tahun 2018.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Dewangga melalui kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, LM Evan menjelaskan sengaja bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani di Desa Sumber Sari, pasalnya selain jenis tanahnya yang cocok, petani di daerah tersebut juga mempunyai semangat kerja dan perlakuan yang baik.
Terlibih kata Evan, sebelumnya kelompok tani itu telah berhasil menanam bawang merah.
"Karena mereka pernah memananam, berhasil dan ini menurut pandangan yang menantukan ini dari Dinas Perkebunan Provinsi dari jenis tanahnya, perlakuannya kemudian juga semangatnya," ujarnya LM Evan kepada publiksatu.co di ruang kerjanya, Rabu (17/10/18).
Evan menjelaskan sejak diberikannya bibit itu hingga memasuki usia tanam 35 hari, kondisi tanaman bawang tersebut masi terlihat bagus. Dari itu ia memprediksi panen bawang tersebut akan diproyeksikan November mendatang.
"Tiga ton itu menyebar dia dan alhamdulilah diumur tanaman 35 hari ini masi bagus nanti kita lihat perkembangannya," sebutnya.
"Panen Bawang merah itu perkiraan bulan depan ini juga mudah-mudahan sih pertumbuhannya ada yang bagus ada yang terserang penyakit dan sudah di kendalikan," sambungnya.
Evan belum bisa memprediksi besarnya hasil panen dari bibit tiga ton tersebut. Namun berdasarkan data sebelumnya. Dimusim panen yang pas, kata Evan dari 40 kilo bibit bawang, hasil panennya sebanyak 4 ratus kilo atau satu banding sepuluh.
"Untuk musim yang pas. Karna kan musim yang pasnya itu dia kemarin itu katakan lah kemarin itu dia tanam 40 kilo 10 kali lipatnya hasilnya dia 4 ratus kilo dia satu banding 10. Itu alhamdulilah kita sudah pernah dipanggil oleh petaninya kita diperlihatkan ternyata alhamdulilah bagus itu swadaya. Tahun ini itu kita mau lihat bulan depan untuk penanamannya dia beragam tidak bisah kita prediksi. Yang jelas untuk program itu yang dikasi bantuan itu tiga ton lah," katanya. (Mo1)