Jelang Operasi Zebra 2018, Dirlantas Polda Sultra Sambangi Polres Buton
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Menjelang Operasi Zebra 30 Oktober hingga 12 November 2018 mendatang, Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra, giat menyambangi sejumlah Polres di wilayah hukumnya.
Nah, di supervisi semester kedua tahun ini, untuk Direktur Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Putra mendapat tugas di Kepulauan Buton. Kombes Pol Wisnu Putra melakukan kunjungannya di Polres Buton, Selasa 23 Oktober 2018.
"2018 ini sudah dua kali supervisi. Di semester pertama dan di semester kedua saya untuk tahun ini saya kebagian di wilayah kepulauan, Muna, Buton, Baubau dan terakhir di Wakatobi. Yang daratan seperti Kendari, Konawe dan sekitarnya itu saya perintahkan Pak Wadir," ujar Kombes Pol Wisnu Putra saat ditemui wartawan saat di Polres Buton.
Wisnu menjelaskan sasaran kunjungan kerja menjelang Operasi Zebra ini sebagai upaya untuk memberikan semangat kepada bawahannya.
"Untuk saya berikan suport, semangat kepada anggota-anggota saya di wilayah dalam rangka antisipasi juga untuk kegiatan Operasi Zebra," ujarnya.
Berbekal supervisi, Wisnu menjelaskan aktivitas kendaraan di Buton masih tergolong sepi, tetapi untuk kegiatan operasional, ia melihat sangat signifikan. Pasalnya, telah banyak ditemukan terobosan baru dari Satlantas Polres Buton.
"Dari hasil supervisi, saya sudah dua kali ke Buton ini. Di Buton ini relatif sepi. Kemudian relatif juga kondusif. Tetapi untuk kegiatan operasional saya melihat signifikan sekali. Banyak temuan-temuan dari pada Kasat Lantasnya. Terobosan-terobosan kreativitasnya dilaporan saya dan saya cek ternyata memang benar," katanya.
Selain itu, Wisnu menjelaskan Operasi Zebra kali ini diharapkan lebih tertib di banding tahun sesudahnya. Pasalnya, ia melihat para pengendara hanya patuh disaat menjelang opersai. Olehnya itu ia mengharapkan opersa zebra di Buton dilakukan sangat intens agar masyarakat patuh terhadap aturan Lalulintas.
"Saya minta di Operasi Zebra kali ini tolong lebih tertib lagi dibandingkan dengan operasi tahun lalu," harapnya. (Mo1)