50 Unit Rumah Nelayan Bakal Dibangun di Desa Bola
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Jika tidak ada arang melintang, Jumat (9/11), sebanyak 50 unit rumah khusus nelayan bakal segera dibangun di Desa Bola, Kecamatan Batauga. Rencananya prosesi peletakan batu pertama akan dilakukan Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani.
"Peletakan batu pertama rumah khusus nelayan oleh bupati Jumat pagi di Desa Bola, sebanyak 50 unit," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Busel, Dr Sunaryo Mulyo MT, kepada media ini, Selasa (6/11).
Bantuan ini merupakan yang pertama di Sultra. Pembangunan rumah nelayan di Desa Bola ini merupakan gelombang kedua setelah 50 unit dibangun di Desa Bahari, Kecamatan Sampolawa, melalui program pemerintah pusat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dengan alokasi Rp 8,2 miliar pada APBN tahun 2017 lalu.
"Ini memang yang pertama di Sultra, kabupaten/kota di Sultra. Ini salah satu terobosan baru, karena Busel ini daerah baru yang baru berapa tahun mekar sudah dapat bantuan perumahan khusus nelayan," jelasnya.
Mantan Kepala Bappeda Busel ini mengatakan, bantuan ini dari pemerintah pusat KemenPUPR melalui Dirjen Perumahan Khusus tahun 2018.
Tujuan dari dibangunnya perumahan nelayan ini, untuk pemenuhan perumahan dari pada kekurangan perumahan bagi masyarakat, khususnya nelayan. Karena selama ini perumahan nelayan sebagaian masyarakat belum miliki rumah yang layak huni. Ini merupakan bantuan stimulan untuk mendorong para nelayan memiliki rumah yang layak huni.
Sebelumnya, untuk menerima bantuan ini sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat pada calon penerima nelayan yang belum punya rumah, namun sudah berkeluarga. Program perumahan ini juga untuk mencegah dan mengurangi pemukiman kumuh. Sebab, pada biasanya rumah nelayan identik dengan kekumuhan dan padat.
Pemkab Busel melalui Dinas Pemukiman dan Kawasan Pemukiman mendorong sejak awal dan mencegah itu dengan memberikan percontohan kawasan pembangunan perumahan yang layak huni.
"Sehingga diharapkan, dengan adanya uumah ini juga menjadi percontohan pemukiman perumahan yang layak huni, dengan penataan yang baik untuk masyarakat. Perumahan ini sudah dilengkapi seluruh fasilitasnya, fasilitas perlengkapan sanitasi lainya," paparnya.
Sunaryo mengungkapkan, rencananya rumah neyalan yang bakal dibangun ini tipe 36, di atas lahan 1 hektar di Desa Bola. Tanah ini merupakan hibah dari masyarakat. Nanti sertifikat tanah itu menjadi sertifikat tanah pemerintah, kemudian diserahkan kepada masyarakat.
Sejumlah fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan maupun sanitasi lingkungan akan dibangun. Perumahan ini diperuntukan kepada nelayan yang belum miliki rumah. Diharapkan pembangunan perumahan nelayan ini dapat terus berlanjut. Sehingga diharapkan pembangunan perumahan nelayan ini menjadi percontohan kawasan pemukinan yang layak huni di Kabupaten Busel. (aga)