Dirjen Bina Keuangan Gelar Kuliah Umum, Pemkab Busel Komitmen Pertahankan WTP
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) bekerja sama dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri terkait memaksimalkan pengelolaan anggaran.
Kegiatan yang dikemas dalam kuliah umum sosialisasi PP No 12 tahun 2019 ini disampaikan langsung Dirjen Bina Keunanga Daerah Kemendagri, Drs Syarifudin dihadiri Plt Bupati Busel H La Ode Arusani, sejumlah kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa di Aula Gedung Lamaindo, Jumat (30/8) lalu.
Dalam pemaparanya Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin menyatakan, dalam pelaksanaan maupun perencanaan APBD harus berpedoman pada standar teknis dan stuan harga regional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Dikatakan, tiap tahun Kemendari sebagai Pembina pengelolaan keuangan daerah menerbitkan pedoman penyusunan APBD. Yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2020. Ini sebagai rujukan pemerintah daerah dalam penyusunan APBD.
Ia menjelaskan, baik dari perencanaan, pengawasan hingga realisasi anggaran para OPD mestinya memahami kewenangan sebagai dalam pengelolaan anggaran.
"Karena itu mestinya harus memahami Permendagri tentang pedoman penyusunan APBD PP 12/2019 sebagai pengganti PP NO 58 tahun 2005 tentang pengelolaan Keuangan Daerah. Ini rujukanya dalam pengelolaan penyusunan anggaran,” kata pria asal Muna ini.
Ia juga mengapresiasi Pemkab Busel telah mendapat predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari BPKP RI. Menurutnya untuk mendapatkan predikat WTP tidak mudah bagi daerah yang baru berusia lima tahun.
Di tempat yang sama, Plt Bupati Busel H La Ode Arusani menegaskan, Pemkab Busel di tahun-tahun mendatang akan terus berkomitmen mempertahankan predikat dari BPKP dengan penilaian WTP tersebut.
Ia juga meminta seluruh jajaranya untuk terus memaksimalkan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, profesional, efektif, dan efisien. Sehingga Kabupaten Busel kedepan semakin lebih baik lagi dengan kerja-kerja yang sudah dilakukan. (aga)